Edukasi Bahaya Narkoba, BNN Solok Gelar Sosialisasi Gerakan Anti Narkoba

Kab. Solok, Sumbarjaya.com ~ Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Solok menggelar sosialisasi gerakan anti narkoba di SMAN 1 X Koto Singkarak sebagai upaya meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap bahaya penyalahgunaan narkotika, Kamis (30/4/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan oleh tim BNN Kabupaten Solok yang terdiri dari Hade Septiadi, SKM dan Alfi Ramadhan, SKM sebagai penyuluh, serta Fandi Rahmat, S.Kom sebagai perencana.
Sosialisasi tersebut juga turut didampingi oleh Duta Anti Narkoba yang ikut berperan aktif dalam memberikan edukasi kepada para siswa.

Dalam pemaparannya, Hade Septiadi, SKM menjelaskan peran dan fungsi BNN sebagai lembaga yang bertugas dalam pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika.
Ia menegaskan bahwa BNN tidak hanya fokus pada penindakan, tetapi juga mengedepankan langkah preventif melalui edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat, khususnya kalangan pelajar.
Ia juga memaparkan jenis-jenis narkoba yang perlu diwaspadai oleh generasi muda. Di antaranya narkotika seperti ganja, heroin, kokain, dan morfin yang dapat menurunkan kesadaran serta menyebabkan ketergantungan.
Kemudian psikotropika seperti sabu, ekstasi, dan obat penenang yang memengaruhi kondisi mental dan perilaku. Selain itu, terdapat pula zat adiktif lainnya seperti alkohol, nikotin, serta bahan inhalansia seperti lem dan thinner yang kerap disalahgunakan.
Lebih lanjut dijelaskan, berdasarkan efeknya, narkoba terbagi menjadi depresan yang menekan sistem saraf, stimulan yang meningkatkan aktivitas tubuh secara berlebihan, serta halusinogen yang dapat menyebabkan gangguan persepsi dan halusinasi.
Para siswa juga diberikan pemahaman tentang dampak buruk penyalahgunaan narkoba, mulai dari kerusakan kesehatan fisik dan mental, menurunnya prestasi belajar, hingga konsekuensi hukum yang dapat merusak masa depan.
Wakil Kesiswaan SMAN 1 X Koto Singkarak, Yefrimon, S.Ag yang didampingi Wakil Humas, Roza Diana, S.Kom menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BNN Kabupaten Solok atas pelaksanaan kegiatan sosialisasi tersebut.
Ia menilai kegiatan ini sangat penting dalam memberikan pemahaman kepada siswa agar mampu menjauhi narkoba serta memperkuat karakter generasi muda.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut, sehingga siswa memiliki bekal pengetahuan dan kesadaran untuk menolak segala bentuk penyalahgunaan narkoba,” ujarnya.
Suasana kegiatan berlangsung interaktif, di mana para siswa antusias mengikuti materi serta aktif dalam sesi tanya jawab bersama narasumber.
Kehadiran Duta Anti Narkoba juga memberikan motivasi bagi siswa untuk menjadi agen perubahan dalam memerangi narkoba di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Pihak sekolah berharap melalui kegiatan ini dapat tercipta lingkungan pendidikan yang aman, sehat, dan bebas dari narkoba.
BNN Kabupaten Solok menegaskan bahwa upaya pencegahan harus dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan semua pihak, termasuk sekolah, keluarga, dan masyarakat, guna melindungi generasi muda dari ancaman narkotika. (Yef)
