Pasaman Barat Resmi Luncurkan e-Voting Untuk Pilwana 2026, Langkah Modernisasi Demokrasi Nagari

Pasaman Barat, Sumbarjaya.com ~ Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat secara resmi meluncurkan dan menyosialisasikan sistem pemilihan Wali Nagari (Pilwana) berbasis elektronik atau e-Voting yang akan diterapkan pada pelaksanaan Pilwana tahun 2026.

Peluncuran bersejarah ini digelar di Aula Kantor Bupati Pasaman Barat, sebagai tonggak transformasi penyelenggaraan demokrasi di tingkat nagari menjadi lebih maju dan terpercaya, Selasa (19/5/2026).

Momen penting ini ditandai dengan penandatanganan deklarasi dan kesepakatan bersama yang dilakukan oleh Bupati Pasaman Barat H. Yulianto, didampingi juga oleh seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Pada rangkaian kegiatan ini dilanjutkan dengan melakukan simulasi langsung dan proses pemungutan suara elektronik, yang diperagakan di hadapan para peserta sosialisasi guna memberikan gambaran nyata mengenai cara kerja dan kemudahan sistem baru tersebut.

Dalam kata sambutannya, Bupati juga menegaskan bahwa, penerapan e-Voting merupakan langkah strategis pemerintah daerah untuk mendorong modernisasi demokrasi.

Menurutnya, sistem ini dirancang agar proses pemilihan kepala nagari berjalan lebih efektif, transparan, akuntabel, serta meminimalkan potensi sengketa yang kerap terjadi pada sistem konvensional.

“Pilwana berbasis elektronik ini menjadi instrumen utama kita, untuk memajukan demokrasi di akar rumput, membangun kepercayaan publik, serta meningkatkan efisiensi di seluruh tahapan proses pemilihan, mulai dari pendaftaran hingga penghitungan suara,” ujar Bupati.

Ia juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada DPRD Pasaman Barat, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Sekretariat Daerah, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari (DPMN), serta seluruh pihak yang telah bekerja keras dalam penyusunan regulasi, persiapan teknis, hingga penganggaran demi terwujudnya pelaksanaan Pilwana Tahun 2026 ini.

Merespons adanya keraguan di kalangan masyarakat terkait keamanan dan keandalan sistem digital, Bupati menilai hal tersebut adalah hal yang wajar.

Namun, ia memastikan bahwa sistem yang digunakan telah melalui serangkaian uji coba dan dilengkapi dengan sistem pengamanan berlapis, baik pada tahap prapemungutan, saat pemungutan, maupun pascapemungutan suara, sehingga data dan hasil pemilihan terjamin keabsahannya.

“Keraguan masyarakat itu wajar, namun kami pastikan sistem ini aman dan andal. Saya berharap seluruh peserta sosialisasi hari ini dapat menjadi agen perubahan yang ikut mengedukasi masyarakat luas, agar mereka tidak ragu lagi untuk datang dan menggunakan hak pilihnya melalui sistem ini,” tambahnya.

Sementara itu, Perwakilan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Prof. Andrari, memberikan apresiasi tinggi atas langkah progresif yang diambil oleh Pemkab Pasaman Barat.

Ia menjelaskan bahwa teknologi e-Voting yang diterapkan ini merupakan hasil riset dan pengembangan nasional yang dilakukan oleh BRIN, serta telah mendapatkan landasan hukum yang kuat setelah mendapat persetujuan dari Mahkamah Konstitusi (MK).

“Pasaman Barat tercatat sebagai kabupaten ke-29 di Indonesia yang melaksanakan sistem e-Voting. Ini adalah bukti nyata komitmen daerah dalam menghadirkan demokrasi yang lebih modern, efisien, dan adaptif terhadap kemajuan teknologi,” ujar Andrari.

Pada kesempatan tersebut, Direktur Utama PT. Intens Riski Pratama selaku mitra penyedia teknologi turut memandu demonstrasi teknis penggunaan perangkat e-Voting.

Alat peraga dioperasikan langsung oleh Bupati dan disaksikan juga oleh pimpinan daerah serta para peserta, guna memastikan bahwa sistem ini mudah dioperasikan dan dapat diandalkan.

Kegiatan ini ditutup dengan pemaparan materi teknis dari tim BRIN, penjelasan mendalam mengenai fitur keamanan oleh pihak PT Intens, serta sesi diskusi dan tanya jawab yang dipimpin oleh Plt. Kepala DPMN Pasaman Barat, Syaikhul Putra.

Sosialisasi ini menjadi langkah awal persiapan menyeluruh agar Pilwana 2026 di Pasaman Barat berjalan sukses, tertib, dan menjadi percontohan demokrasi. (Adi)