Atri Sopen Unggul di Ujian Tertulis, Icshanul Ma’aruf dan Ery Dinar Tetap Berpeluang di Pilwana Saniang Baka

Kab.Solok, Sumbarjaya.com ~ Pelaksanaan ujian tertulis bakal calon Wali Nagari Pengganti Antar Waktu (PAW) Nagari Saniang Baka berlangsung lancar dan tertib yang bertempat di Aula Kantor Wali Nagari Saniang Baka, Jumat (29/5/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari tahapan seleksi calon Wali Nagari PAW yang dilaksanakan oleh Panitia Pemilihan Wali Nagari (P2WN) Nagari Saniang Baka.

Pelaksanaan ujian tertulis ini ( Tes Kemampuan Akademik/ TKA) merupakan hasil kerja sama antara P2WN Nagari Saniangbaka dengan STPDN Bukittinggi sebagai pihak yang membantu proses penyusunan dan pelaksanaan ujian guna menjamin objektivitas serta transparansi seleksi.

Dari lima bakal calon yang mengikuti ujian tertulis, Atri Sopen berhasil meraih nilai tertinggi dengan skor sempurna 100 dari 50 soal yang diujikan. Hasil tersebut menempatkan dirinya sebagai peserta dengan perolehan nilai tertinggi pada tahapan seleksi kompetensi.

Meski demikian, persaingan menuju kursi Wali Nagari PAW Saniang Baka masih terbuka lebar. Dua kandidat lainnya yang menjadi perhatian masyarakat adalah Icsahnul Ma’ruf, SH, MH dan Ery Dinar yang dinilai memiliki peluang untuk bersaing pada tahapan berikutnya.

Icsahnul Ma’ruf yang masih berusia 25 tahun bahkan mulai disebut-sebut sebagai salah satu kuda hitam dalam kontestasi tersebut. Selain dikenal sebagai sosok muda, ia juga tengah melanjutkan pendidikan Strata Dua (S2).

Sementara itu, Ery Dinar tetap menjadi salah satu kandidat yang diperhitungkan karena memiliki pengalaman dan dukungan dari berbagai elemen masyarakat di Nagari Saniang Baka.

Ketua P2WN Nagari Saniangbaka, Atrizon, S.Pd, menegaskan bahwa seluruh tahapan yang dilaksanakan telah mengacu kepada mekanisme, regulasi, serta peraturan daerah yang berlaku.

Menurut Atrizon, panitia berkomitmen menjaga integritas dan transparansi dalam setiap tahapan pemilihan sehingga tidak ada pihak yang dirugikan maupun diuntungkan secara tidak semestinya.

“Semua tahapan sudah melalui mekanisme, regulasi, dan perda yang berlaku. Tidak ada permainan dalam proses ini. Kami berharap masyarakat tidak memiliki pemikiran atau asumsi yang bertentangan dengan aturan yang telah ditetapkan,” tegas Atrizon.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi yang kondusif serta menghormati setiap tahapan yang sedang berjalan hingga terpilihnya Wali Nagari PAW yang definitif.

Proses selanjutnya akan mengerucut kepada kandidat yang memenuhi syarat sesuai ketentuan yang berlaku untuk mengikuti tahapan pemilihan oleh para pemilih yang telah ditetapkan.

Dengan semakin dekatnya proses pemilihan, masyarakat Nagari Saniang Baka saat ini menantikan siapa sosok yang akan memperoleh kepercayaan para pemilih dan memimpin nagari hingga berakhirnya masa jabatan yang sedang berjalan. (Yef)