Polsek Pasaman Gencar Cegah Premanisme dan Pungli di Kawasan Wisata Pohon Seribu

Pasaman Barat, Sumbarjaya.com – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, sekaligus menciptakan suasana yang aman dan nyaman bagi para wisatawan, Kapolsek Pasaman AKP Bermana Manda, memerintahkan seluruh jajarannya melaksanakan kegiatan pencegahan aksi premanisme dan pungutan liar (Pungli) di kawasan objek wisata Pohon Seribu, Jorong Pondok, Nagari Ranah Pasisia, Kabupaten Pasaman Barat. Kegiatan tersebut digelar pada Minggu (5/7/2026).
Langkah ini diambil sebagai tindak lanjut dari informasi yang beredar di media sosial terkait adanya dugaan praktik pungutan liar yang berkedok permintaan sumbangan kepada pengunjung yang akan memasuki kawasan wisata Pantai Pohon Seribu. Hal tersebut disampaikan oleh Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.Ik melalui jajaran Polsek Pasaman.


“Merespon keluhan dan informasi yang ada, kami segera memerintahkan personel untuk menggelar patroli dialogis serta menyampaikan imbauan langsung kepada masyarakat agar tidak terlibat dalam tindakan yang dapat mengganggu kenyamanan umum, seperti premanisme dan pungli,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, Bhabinkamtibmas Nagari Sasak Ranah Pasisie Aipda Eko Hendria bersama Briptu Beni Nauli turun langsung berinteraksi dengan tokoh masyarakat dan tokoh pemuda setempat. Mereka memberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga citra daerah sebagai tujuan wisata yang aman, bersih, dan tertib.
Kapolsek Pasaman AKP Bermana Manda menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen Polri dalam memberikan rasa aman bagi warga sekaligus mendukung perkembangan sektor pariwisata yang menjadi salah satu potensi unggulan daerah.
“Kehadiran personel kami bukan hanya untuk menegakkan hukum, tetapi juga melakukan pembinaan dan pencegahan agar tidak terjadi hal-hal yang meresahkan pengunjung. Pariwisata yang baik akan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat luas,” jelas Kapolsek.
Aipda Eko Hendria juga menghimbau kepada seluruh pengunjung maupun pelaku usaha di sekitar lokasi wisata untuk segera melapor ke pihak kepolisian jika menemukan praktik pungli atau tindakan yang mengatasnamakan kelompok tertentu.
“Setiap tindakan yang merugikan orang lain dan masuk kategori pidana akan kami proses secara tegas sesuai peraturan hukum yang berlaku,” tegas Kapolsek.
Selain soal keamanan, pihak kepolisian juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut menjaga kebersihan lingkungan dan menciptakan suasana yang kondusif.
Kegiatan serupa direncanakan akan terus dilakukan secara berkelanjutan, agar kawasan wisata di Pasaman Barat tetap menjadi destinasi yang aman, tertib, dan bebas dari praktik yang merugikan, sejalan dengan upaya mewujudkan wilayah yang damai dan sejahtera. (Adi)
