Pemkab Dharmasraya Dapat Persetujuan Untuk Pengembangan Kopi

Dharmasraya, Sumbarjaya.com ~ Pemerintah Kabupaten Dharmasraya mendapatkan persetujuan untuk permohonan pengembangan perkebunan kopi seluas 2 ribu hektare. 

Persetujuan itu diberikan Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman menjadi angin segar bagi pengembangan komoditas pertanian di Ranah Cati Nan Tigo tersebut, Sabtu (20/9/2025)

Bupati Kabupaten Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani mengatakan proyek pengembangan perkebunan kopi ini direncanakan mulai berjalan pada Januari tahun depan, dengan target dapat terus terus berkembang hingga mencapai total luas lahan 6.000 hektare. 

Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi mengurangi ketergantungan pada satu jenis komoditas, khususnya kelapa sawit. “Pemerintah daerah menilai pentingnya memiliki alternatif.

Seperti kopi agar tetap memiliki sumber ekonomi saat harga atau produksi sawit mengalami penurunan. Diversifikasi ini juga diharapkan memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat setempat,” ujarnya. 

Annisa menyampaikan,  kopi yang akan ditanam ini dapat dibudidayakan secara tumpang sari dengan tanaman lain, termasuk di dalam kebun sawit yang baru ditanam. 

“Hal ini dinilai sebagai solusi efisien dalam pemanfaatan lahan, sekaligus memberikan hasil yang lebih optimal bagi petani. Selain sawit, kopi juga bisa ditanam bersamaan dengan berbagai jenis tanaman perkebunan lainnya,” tambahnya. 

Selain kopi, potensi pertanian lainnya di Dharmasraya juga dibahas saat kunjungan kerja Menteri Pertanian di Sumbar, diantaranya, program cetak sawah baru. 

“Pengembangan jagung, dan optimalisasi lahan tidur yang belum dimanfaatkan secara maksimal, pada seluruh inisiatif ini ditujukan untuk mendukung program ketahanan pangan nasional,” katanya. (Dan)