Kota Payakumbuh Kembali Menunjukkan Prestasinya di Dunia Pendidikan Agama Islam

Payakumbuh, Sumbarjaya.com ~ Kota Payakumbuh kembali menunjukkan prestasinya di dunia pendidikan, khususnya dalam bidang pendidikan agama Islam.

Tiga orang siswa dari Payakumbuh berhasil lolos ke tingkat Nasional dalam ajang PAI FAIR 2025, sebuah kompetisi bergengsi yang diikuti pelajar dari berbagai daerah di Indonesia.

Ketua AGPAII Kota Payakumbuh, Sri Herlina, S.Pd.I, M.Pd, ketika dihubungi awak media pada Minggu (16/11/2025), ia menyampaikan bahwa pelaksanaan PAI FAIR 2025 tingkat nasional akan dilaksanakan di Serpong, Provinsi Banten.

Keberhasilan ini menunjukkan komitmen kuat para siswa, guru, dan pihak sekolah dalam mengembangkan potensi generasi muda di bidang keagamaan.

Khalif Arsya Rinaldi dari SMP IT ICBS berhasil meraih prestasi di Cabang MTQ, dengan bimbingan guru pendamping Safril Syalmi, S.Pd.I. Khalif menunjukkan kemampuan luar biasa dalam membaca dan memahami Al-Qur’an sehingga layak melaju ke tingkat Nasional.

Di Cabang Pidato, Nayma Azzahra dari SD IT An Nazir berhasil menonjol dengan penyampaian pidato yang penuh percaya diri, bahasa yang santun, dan pesan moral yang mendalam.

Ia didampingi oleh guru Rafika Gunarsyah, S.Pd, yang secara konsisten membimbing Nayma hingga mencapai prestasi gemilang ini.

Sementara itu, Sarah Intania dari SMP IT ICBS meraih prestasi di Cabang OLPAIN, dibimbing oleh guru Syukri Mauluda, S.Pd.

Sarah memperlihatkan penguasaan materi yang baik, kreativitas tinggi, dan kemampuan analisis yang matang, sehingga berhak melaju ke tingkat Nasional.

Sri Herlina menyampaikan apresiasi tinggi kepada para siswa dan guru pendamping. Menurut beliau, keberhasilan ini bukan hanya hasil usaha siswa semata, tetapi juga dukungan penuh dari orang tua, pihak sekolah, dan pendamping yang membimbing mereka secara konsisten.

“Prestasi ini bukan hanya milik siswa, tetapi juga hasil kerja keras guru, orang tua, dan seluruh pihak yang mendukung pendidikan agama Islam di Payakumbuh.

“Semoga ketiga siswa ini dapat mengharumkan nama Payakumbuh di tingkat nasional dan menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya,” ujar Sri Herlina.

Ia menambahkan, harapannya untuk masa depan: “Harapan saya, pada masa yang akan datang, banyak lagi siswa kita dari Payakumbuh yang lolos ke tingkat nasional. Tentu kita bersama-sama perlu membuat agenda atau program karena PAI FAIR diadakan tiap tahunnya,” ujarnya.

Keberhasilan ini sekaligus menjadi bukti bahwa pendidikan agama Islam di Payakumbuh terus berkembang dan mampu menghasilkan generasi yang cerdas, kreatif, dan berakhlak mulia.

Ajang PAI FAIR menekankan tidak hanya kemampuan akademik, tetapi juga keterampilan membaca Al-Qur’an, berpidato, dan pengembangan kreativitas lain yang mendukung pembinaan karakter siswa.

Dengan lolosnya ketiga siswa ke tingkat nasional di Serpong, Provinsi Banten, diharapkan hal ini menjadi motivasi bagi seluruh siswa di Payakumbuh untuk terus mengembangkan diri.

Sekolah-sekolah di kota ini diharapkan dapat terus memberikan dukungan dan fasilitas terbaik agar potensi siswa dapat berkembang maksimal dan siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Prestasi ini juga menegaskan bahwa pembinaan dini terhadap generasi muda dalam pendidikan agama tidak hanya membentuk kepribadian religius, tetapi juga meningkatkan kemampuan akademik, kreativitas, dan kepemimpinan.

“Semoga pencapaian ini menjadi awal yang baik bagi para siswa untuk terus menorehkan prestasi gemilang di masa yang akan datang,” harapnya. (Agus&Yef)