Warga Mengamuk Segel Kantor Wali Nagari Kapelgam, Diduga Tuding Wali Nagari

Pesisir Selatan, Sumbarjaya.com ~ Warga Kapelgam mengamuk segel kantor Wali Nagari Kapelgam Koto Berapak, Kecamatan Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan diduga tuding Wali Nagari kurang hadir di pasca banjir, Kamis (18/12/2025).

Aksi tersebut menyebabkan aktivitas pelayanan pemerintahan nagari terhenti sementara. Wali Nagari Kapelgam Koto Berapak, Dariasman, menjelaskan bahwa penyegelan terjadi sekitar pukul 11.00 WIB.

Pada saat itu kantor sedang beroperasi. Pintu kantor ditutup menggunakan kayu dan lembaran seng sehingga tidak dapat diakses. Selain itu, para perangkat nagari diminta keluar dari kantor.

“Penyegelan dilakukan ketika jam kerja. Perangkat nagari yang sebagian besar perempuan diminta meninggalkan kantor,” ujarnya.

Menurutnya, warga yang melakukan aksi tersebut berasal dari Kampung Lubuk Gambir. Ia mengaku belum mengetahui secara pasti alasan penyegelan karena tidak berada di lokasi saat kejadian dan belum memperoleh keterangan resmi dari pihak terkait.

Ia menduga aksi tersebut berkaitan dengan kepentingan politik. Ia menyebut ada pihak yang disebut-sebut akan mencalonkan diri sebagai wali nagari pada pemilihan tahun 2026 dan diduga berada di balik penyegelan tersebut.

“Lubuk Gambir merupakan kampung halaman saya. Bisa jadi ini berkaitan dengan upaya menggerus basis dukungan,” katanya.

Ia menambahkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Camat Bayang dan Polsek Bayang untuk membuka kembali kantor Wali Nagari.

Penyegelan ini berdampak langsung pada terganggunya pelayanan kepada masyarakat.

Sementara, Plt. Camat Bayang, Andi Syafinal, menyampaikan bahwa hingga kini belum ada informasi resmi terkait latar belakang aksi penyegelan tersebut.

Namun, beredar isu di masyarakat yang menyebutkan adanya kekecewaan warga terhadap Wali Nagari, khususnya terkait penanganan banjir yang melanda Kampung Lubuk Gambir beberapa waktu lalu.

Bentuk menyelesaikan persoalan tersebut, ia mengatakan pihak Kecamatan akan memfasilitasi pertemuan antara Wali Nagari dan perwakilan warga guna melakukan mediasi.

Menanggapi isu tersebut, Wali Nagari Dariasman membantah tudingan kurangnya kehadiran dirinya di lapangan saat bencana banjir terjadi.

Ia menegaskan bahwa pemerintah Nagari Kapelgam telah aktif melakukan penanganan, termasuk mendirikan dapur umum bagi warga terdampak.

“Pada saat banjir, kami langsung turun dan bahkan mendirikan dapur umum. Semua inisiatif pemerintah Nagari Kapelgam. Jadi, tidak benar dikatakan kami tidak hadir di lapangan,” pungkasnya. (Rizal)