Tiga Aktifis Siaga di Lokasi Bencana Menjelang Tahun Baru

Pasaman Barat, Sumbarjaya.com ~ Tak memilih untuk merayakan awal tahun baru dengan liburan atau berkumpul bersama keluarga, tiga aktifis muda dari Kabupaten Pasaman Barat, dengan sukarela menyibukkan diri di titik lokasi potensi bencana di Pasanggiang Talu, Jorong Perhimpunan, Kecamatan Talamau, Kamis (1/1/2026).
Mereka turut mendampingi petugas BPBD dan aparat lokal dalam melakukan pemantauan serta memberikan bantuan kepada masyarakat yang tinggal di kawasan rawan banjir dan longsor.
Para aktifis tersebut ,berasal dari syber one, sumbar jaya com,dan ketua LPP KI kabupaten pasaman barat, yang merupakan anggota dari komunitas pemuda peduli bencana di daerah tersebut. Sejak malam tahun baru kemarin (31/12/2025).
mereka telah berada di lokasi untuk membantu memasang spanduk peringatan, melakukan patroli jalan raya, serta memberikan informasi kepada warga tentang langkah antisipasi jika terjadi bencana.
“Kami merasa perlu untuk berkontribusi, terutama setelah mendapatkan informasi dari BPBD bahwa sungai Kampuang Pasanggiang masih memiliki potensi meluap akibat curah hujan tinggi beberapa hari terakhir,” ujar salah satu aktifis pasaman barat saat ditemui di lokasi.

Tiga aktifis Pasaman Barat juga membantu mendata rumah warga yang berada di zona rawan dan memastikan jalur evakuasi tetap terjaga dan dapat diakses kapan saja.
“Selain itu, kami juga menyediakan air minum dan makanan ringan bagi petugas yang berjaga serta warga yang membutuhkan,” katanya.

Sementara itu, jorong perhimpunan menjelaskan bahwa kehadiran mereka juga bertujuan untuk memberikan dukungan psikologis kepada warga yang masih merasa khawatir setelah kondisi sungai meluap pada 25 Desember lalu.
“Kita berusaha untuk membuat warga tetap tenang namun tetap waspada, serta memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga kebersihan sungai agar tidak terjadi penyumbatan yang memperparah risiko banjir,” ucapnya.
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Pasaman Barat, Zulkarnain, mengapresiasi tindakan para aktifis tersebut.
“Kontribusi dari pemuda sangat berarti dalam memperkuat sistem tanggap bencana di daerah kita. Semoga semangat kepedulian mereka dapat menginspirasi banyak orang lainnya,” ucapnya.
Hingga saat ini, kondisi di lokasi Pasanggiang Talu tetap dalam pengawasan ketat. Para aktifis berencana akan tetap berada di lokasi hingga kondisi cuaca dan debit air sungai kembali stabil. (Adi)
