Perkuat Akademik dan Karakter SMAN 5 Payakumbuh Jalankan Program Guru Wali

Kota Payakumbuh, Sumbarjaya.com ~ SMAN 5 Kota Payakumbuh menjalankan Program Guru Wali sebagai strategi untuk memperkuat pembinaan peserta didik secara menyeluruh, baik dari sisi akademik maupun pembentukan karakter.

Program ini dirancang untuk memastikan setiap murid mendapatkan pendampingan, yang lebih dekat, terarah, dan berkelanjutan berapa hari yang lalu. (9/1/2026)

Kepala SMAN 5 Kota Payakumbuh, Drs.H. Erwin Satriadi, M.Pd menegaskan bahwa, Program Guru Wali memiliki peran penting dalam pembangunan yang harmonis antara guru dan murid.

Kedekatan tersebut dinilai menjadi kunci dalam menciptakan iklim belajar yang kondusif dan mendukung perkembangan peserta didik.

Menurutnya, guru wali tidak hanya bertugas mendampingi proses pembelajaran di kelas, tetapi juga berperan sebagai pembimbing dalam perkembangan sikap, perilaku, serta karakter murid di lingkungan sekolah.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Sri Herlina, S.Pd.I.M.Pd juga menjelaskan bahwa, Program Guru Wali dirancang untuk memberikan pendampingan yang lebih personal.

Melalui program ini, murid memiliki ruang untuk berdiskusi, memperoleh arahan, serta bimbingan sesuai dengan kebutuhan dan dinamika perkembangan masing-masing.

Pendampingan klasikal dilaksanakan secara rutin dua kali dalam sebulan, yakni pada minggu kedua dan keempat setiap hari Jumat saat jam muhadarah, dengan alokasi waktu satu jam pelajaran.

Pendampingan klasikal perdana pada semester genap telah dilaksanakan pada Jumat, 9 Januari 2026, dengan tema pendampingan yang diseragamkan di seluruh kelas.

Selain pendampingan klasikal, SMAN 5 Kota Payakumbuh juga melaksanakan pendampingan individu dan kelompok.

Pola pendampingan ini disesuaikan dengan kondisi serta jadwal guru wali dan murid, sehingga proses pembinaan dapat berjalan lebih fleksibel dan efektif.

Untuk menunjang efektivitas pembinaan, pembagian guru wali dilakukan berdasarkan gender. Murid laki-laki didampingi oleh guru laki-laki, sementara murid perempuan didampingi oleh guru perempuan.

Skema ini diterapkan agar proses pendampingan berlangsung lebih nyaman, terbuka, dan mendalam.
Guru wali juga berperan memantau perkembangan murid, termasuk penerapan tujuh kebiasaan Anak Indonesia Hebat.

Pemantauan dilakukan melalui kolaborasi antara guru wali dan orang tua, sehingga pembinaan karakter dapat berjalan sejalan antara lingkungan sekolah dan keluarga.

Program Guru Wali berada di bawah koordinasi Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan dan mendapat dukungan penuh dari Kepala Sekolah serta seluruh unsur sekolah.

Melalui program ini, SMAN 5 Kota Payakumbuh berharap mampu menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih peduli, membina, dan berorientasi pada perkembangan peserta didik secara utuh. (Agus&Yef)