Rehabilitasi Lahan Sawah Pascabencana, Wabub Solok Cek Kesiapan Teknis

Selayo, Sumbarjaya.com ~ Wakil Bupati Solok, H. Candra, S.HI meninjau langsung kesiapan teknis lokasi pelaksanaan Groundbreaking Rehabilitasi Lahan Sawah Terdampak Bencana Hidrometeorologi di Jorong Munggu Tanah, Nagari Selayo, Kecamatan Kubung, Rabu (14/1/2026).
Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan seluruh persiapan berjalan optimal menjelang pelaksanaan ground breaking yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis (15/1/2026).
Program rehabilitasi tersebut merupakan inisiatif Kementerian Pertanian Republik Indonesia dalam rangka percepatan pemulihan sektor pertanian pascabencana di Sumatera Barat, khususnya Kabupaten Solok.
Mewakili Bupati Solok. Wabub H. Candra didampingi Asisten ll Jefrizal Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Susi Susianti Saidani, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Asnur, Kalaksa BPBD Khairul, Kepala Dinas Perhubungan Muhammad Djoni, serta Kepala Dinas Pertanian Deslirizaldi.

Di lokasi kegiatan, rombongan Pemerintah Kabupaten Solok disambut oleh Direktur Sarana dan Prasarana Pertanian Kementerian Pertanian RI, Dhani Gartina, beserta jajaran.
Dalam pertemuan tersebut, Wabup Candra menerima paparan terkait kesiapan teknis pelaksanaan acara yang direncanakan akan dihadiri oleh Gubernur Sumatera Barat dan Wakil Menteri Pertanian Rl.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Solok, Muhammad Djoni, melaporkan bahwa pengaturan lalu lintas dan lokasi parkir telah disiapkan guna mendukung kelancaran kegiatan.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Asnur, menyampaikan kesiapan personel kebersihan untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan selama kegiatan berlangsung.
Direktur Sarana dan Prasarana Pertanian Kementerian Pertanian RI, Dhani Gartina, menjelaskan bahwa program rehabilitasi akan difokuskan pada lahan pertanian dengan tingkat kerusakan ringan dan sedang. Ia juga memastikan bahwa anggaran rehabilitasi telah tersedia dan siap direalisasikan.
“Anggarannya sudah tersedia, termasuk KPA di tingkat Provinsi. Hari ini dan besok kami dorong proses kontrak,” ujar Dhani.
Menurutnya, anggaran tersebut akan dimanfaatkan untuk kegiatan Optimalisasi Lahan (Oplah), pembangunan bangunan konservasi, pembuatan parit, serta rehabilitasi jaringan irigasi tersier guna mendukung peningkatan produktivitas pertanian.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Solok H. Candra atas nama Pemerintah Daerah menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Pusat, Presiden RI, serta Menteri Pertanian atas perhatian dan dukungan terhadap petani di Kabupaten Solok.
“Insyaallah besok Pak Menteri langsung membuat komitmen melalui SPK agar rehabilitasi lahan terdampak ini bisa segera dikerjakan dan dirasakan manfaatnya oleh petani,” ujar Wabub.
Dhani Gartina juga menegaskan bahwa seluruh tahapan pekerjaan, mulai dari persiapan hingga masa tanam, ditargetkan dapat diselesaikan dalam waktu singkat.
“Mulai dari persiapan, pelaksanaan, penyelesaian hingga tanam harus tuntas pada Januari hingga Februari. Kami mohon dukungan Pemerintah Daerah untuk mengawal kegiatan tahap pertama ini,” pungkasnya. (Yef)
