Bupati Padang Pariaman Terima Kunjungan Direktur Jenderal Cipta Karya

Padang Pariaman, Sumbarjaya.com ~ Bupati Padang Pariaman John Kenedy Aziz telah menerima kunjungan Direktur Jenderal Cipta Karya Kementrian PUPR Dewi Chomistriana.

Pertemuan di Korong Asam Pulau, Nagari Anduriang, Kecamatan 2×11 Kayu Tanam Kabupaten Padang Pariaman, Jumat (16/1/2026).

Pada kunjungan, dilakukan dalam rangka peninjauan langsung dan pemeriksaan progres normalisasi, dan serta penguatan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Kabupaten Padang Pariaman pascabencana Hidrometeorologi yang melanda daerah ini pada akhir November 2025 lalu.

Bupati John Kenedy menyampaikan bahwa Kementrian PUPR melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya telah menggelontorkan anggaran tahap awal sebesar Rp204 miliar untuk percepatan pemulihan layanan air bersih di Padang Pariaman.

Anggaran tersebut dialokasikan untuk normalisasi Lima SPAM prioritas, yakni SPAM Salisikan, Lubuk Lonsong Batang Anai, Lubuk Bonta, Batang Gasan, dan Sungai Limau.

Juga merupakan tahap awal dari total pengembangan 12 SPAM di Kabupaten Padang Pariaman. 

“Kita fokuskan dulu pada wilayah-wilayah yang terdampak paling berat agar layanan air bersih segera pulih,” ujar Bupati.

Dari penjelasan Dirjen Cipta Karya, ditargetkan sebelum Lebaran atau pertengahan Ramadan, air bersih sudah dapat mengalir kembali ke masyarakat, khususnya pada kawasan prioritas.

“Untuk pekerjaan normalisasi dan penguatan Jaringan SPAM tersebut dilaksanakan dalam dua tahap. Pada tahap pertama dengan nilai Rp204 miliar,” kata Bupati.

Yang dikerjakan oleh PT. Pembangunan Perumahan (Persero), sementara tahap lanjutan akan dilaksanakan pada akhir tahun 2026.dengan total keseluruhan senilai Rp500 miliar.

Dirut Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Anai Padang Pariaman Aznil Mardin yang turut mendampingi Bupati.

Ia juga menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya optimalisasi sistem jaringan air bersih secara menyeluruh untuk wilayah Padang Pariaman yang terdampak bencana.

“Alhamdulillah saat ini, Padang Pariaman mendapatkan 12 paket pekerjaan Instalasi Pengolahan Air (IPA) yang dilaksanakan dalam dua tahap. 

Untuk Tahap awal diperkirakan memakan waktu 6 hingga 8 bulan dan tahap lanjutan ditargetkan rampung pada tahun 2027,” ujarnya.

Ia menyebutkan, terdapat catatan khusus untuk kawasan Lubuk Alung, dimana air bersih ditargetkan sudah mengalir sebelum lebaran, sebagai bentuk komitmen pemerintah didalam menjawab kebutuhan masyarakat. (Jef)