Menjaga Nama Sekolah dan Hargai Jasa Orang Tua

Singkarak, Sumbarjaya.com ~ Upacara bendera rutin yang digelar di lapangan SMAN 1 X Koto Singkarak berlangsung dengan tertib, khidmat, dan penuh makna, Senin (19/1/2026).
Seluruh peserta upacara yang terdiri dari siswa, guru, serta tenaga kependidikan mengikuti rangkaian kegiatan dengan disiplin, mencerminkan semangat pembinaan karakter yang terus ditanamkan di lingkungan sekolah.
Bertindak sebagai pembina upacara, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Yefrimon, S.Ag menyampaikan amanat yang tegas, lugas, namun sarat sentuhan moral. Dalam arahannya,
ia menekankan pentingnya menjaga nama baik sekolah, membiasakan diri tepat waktu, serta menjauhi segala bentuk pelanggaran tata tertib sebagai wujud kedisiplinan dan tanggung jawab siswa.
“Jaga nama sekolah kita. Biasakan tepat waktu dan jangan membuat pelanggaran. Disiplin dari sekarang akan ada hasilnya di kemudian hari.

Cobalah kalian semua melaksanakan kegiatan Proses Belajar Mengajar (PBM) dengan normal dan tertib,” ujar Yefrimon di hadapan seluruh peserta upacara.
Lebih lanjut, Yefrimon mengajak para siswa untuk merenungkan kembali perjuangan orang tua dalam menyekolahkan anak-anaknya.
Ia menggambarkan bagaimana orang tua bekerja keras dengan keringat, cucuran air mata, dan pengorbanan tanpa mengenal lelah demi satu tujuan mulia, yakni agar anaknya berhasil dan memiliki masa depan yang lebih baik.
“Semua pengorbanan orang tua itu jangan disia-siakan. Ketika kalian malas, tidak disiplin, dan melanggar aturan, sesungguhnya kalian sedang mengabaikan harapan dan doa orang tua,” tegasnya dengan nada penuh keprihatinan.
Menurutnya, keberhasilan tidak datang secara instan, tetapi dibangun melalui proses panjang yang dimulai dari hal-hal kecil, seperti disiplin waktu, kepatuhan terhadap aturan sekolah, kesungguhan dalam belajar, serta sikap hormat kepada orang tua dan guru.
Nilai-nilai tersebut, harus tercermin dalam perilaku sehari-hari siswa, baik di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat.
Upacara bendera kali ini tidak hanya menjadi rutinitas mingguan, tetapi juga momentum refleksi diri bagi seluruh peserta didik.
Suasana hening dan penuh perhatian tampak jelas saat amanat pembina disampaikan, menandakan pesan moral yang disampaikan benar-benar menyentuh hati.
Melalui kegiatan ini, SMAN 1 X Koto Singkarak menegaskan komitmennya dalam membentuk generasi muda yang disiplin, berkarakter baik dan kuat, menghargai jasa orang tua, serta mampu menjaga nama baik sekolah demi meraih masa depan yang gemilang. (Yef)
