Bupati Eka Putra Kunjungi Keluarga Korban Kecelakaan di Nagari Panyalaian

Panyalaian, Sumbarjaya.com ~ Bupati Tanah Datar, Sumatera Barat Eka Putra mengunjungi keluarga korban kecelakaan di Nagari Panyalaian dan sekaligus menyerahkan santunan asuransi dari Jasa Raharja Sumatera Barat kepada ahli waris korban kecelakaan beruntun yang terjadi di Nagari Panyalaian, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, Selasa (27/1/2026).
Penyerahan santunan di hadir oleh Kepala Kantor Wilayah Jasa Raharja Sumbar Teguh Afrianto, Kepala Dinas Perhubungan Tanah Datar Syofian, Kasat Lantas Polres Padang Panjang AKP Pifzen Finnot.
Hadir Kepala Samsat Batusangkar dan Padang Panjang, Camat X Koto, Wali Nagari Panyalaian, serta para ahli waris penerima santunan.
Wali Nagari Panyalaian menjelaskan kronologi kecelakaan yang melibatkan truk bermuatan puluhan ton menabrak sejumlah pengendara dan bangunan di sepanjang jalan nasional Padang Panjang Bukittinggi-Padang.
Peristiwa tersebut mengakibatkan lima orang meninggal dunia, tiga di antaranya merupakan warga Nagari Panyalaian.
“Kecelakaan beruntun di lokasi ini sudah sering terjadi di setiap tahunnya. Hampir setiap peristiwa kecelakaan di sini selalu menimbulkan korban jiwa,” ujarnya.

Bupati Tanah Datar Eka Putra menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada seluruh keluarga korban. Ia juga ia mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan di beri ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi musibah kecelakaan tersebut.
“Ini sudah menjadi suratan yang digariskan Allah SWT. Kita sebagai hamba-Nya harus menerima dengan tabah dan ikhlas.
Semoga keluarga diberi kesabaran dan korban mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, diampuni dosa-dosanya dan diterima seluruh amal ibadahnya,” ujar Bupati.
Bupati juga menyampaikan bahwa saat kejadian berlangsung, dirinya langsung menugaskan Wakil Bupati untuk turun ke lokasi kecelakaan.
Untuk ke depannya, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Provinsi untuk mencari solusi cepat, termasuk kemungkinan pembangunan jalur pengaman seperti yang terdapat di jalan tol di Pulau Jawa.
Ia menugaskan Wakil Bupati bersama Kepala Dinas Perhubungan Tanah Datar untuk segera melakukan rapat koordinasi dengan PJR dan Dinas Perhubungan Provinsi agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
Bupati Eka juga mengimbau kepada para pengemudi truk bertonase besar agar memanfaatkan rest area di kawasan Aia Angek untuk beristirahat dan mendinginkan sistem pengereman kendaraan.
Menurutnya, kecelakaan ini diduga akibat rem blong yang disebabkan panas berlebih pada cakram rem kendaraan bermuatan berat.
Di sisi lainnya, keluarga korban menyampaikan terima kasih kepada Jasa Raharja Sumbar dan Pemerintah Daerah Kabupaten Tanah Datar atas respon cepat dan perhatian yang diberikan sejak terjadinya kecelakaan tersebut.
Jasa Raharja dan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar juga akan memberikan bantuan beasiswa pendidikan bagi anak-anak korban yang masih menempuh pendidikan.
Kemudian tiga korban meninggal dunia yang berasal dari Nagari Panyalaian yakni Jefrizal, Dian Febri, dan Alfizar. (Ant)
