Pemkab Solok Dampingi Tim PUPR, Lakukan Verifikasi Kerusakan Rumah Ibadah dan Fasilitas Kesehatan

Kab. Solok, Sumbarjaya.com Pemerintah Kabupaten Solok menerima kunjungi tim dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Kunjungan ini dalam rangka survei serta verifikasi kerusakan fasilitas umum pascabencana, khususnya rumah ibadah dan fasilitas kesehatan. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Pertemuan Wakil Bupati Kabupaten Solok, Berapa Hari Lalu.

Kunjungan tim Kementerian PUPR tersebut bertujuan untuk memverifikasi sekaligus memperbarui data kerusakan yang tercantum dalam dokumen Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P), agar sesuai dengan kondisi riil di lapangan.

Kepala Bapelitbang Kabupaten Solok, Nafri, menjelaskan bahwa data awal yang digunakan bersumber dari dokumen R3P. Namun, terdapat beberapa lokasi terdampak yang sebelumnya belum terakomodasi secara lengkap sehingga perlu dilakukan penyesuaian.

“Sebagian data masih perlu dilengkapi. Ada beberapa lokasi yang sebelumnya belum masuk dalam dokumen R3P dan saat ini sedang kami sesuaikan berdasarkan kondisi lapangan,” jelas Nafri.

Mewakili Bupati Solok, Wakil Bupati Solok H. Candra, S.H.I., juga melakukan koordinasi langsung melalui sambungan telepon dengan Kepala Satuan Kerja Prasarana Strategis Kementerian PUPR, Al Jihad. Dalam kesempatan itu, Wabup menyampaikan apresiasi atas komitmen tim kementerian yang turun langsung ke lapangan.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Solok, kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kerja sama Kementerian PUPR. Pemkab Solok siap melengkapi seluruh kebutuhan data serta mendampingi tim selama proses survei di lapangan,” ujar Wabup Candra.
Sementara itu, Al Jihad menyampaikan bahwa berdasarkan pengalaman pendataan R3P sebelumnya, sejumlah lokasi cukup sulit ditemukan akibat minimnya informasi detail, seperti alamat yang kurang jelas serta ketiadaan titik koordinat.

“Kami berharap pembaruan data kali ini dilengkapi informasi yang lebih akurat agar memudahkan tim dalam menemukan lokasi dan memastikan kondisi sebenarnya di lapangan,” ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, Wabup Candra menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memastikan seluruh data yang disampaikan benar-benar valid dan faktual. Ia juga akan menginstruksikan camat dan wali nagari untuk mendampingi tim survei selama proses pendataan berlangsung.

“Kami ingin memastikan tidak ada data fiktif. Semua harus sesuai fakta di lapangan, lengkap dengan dokumentasi foto dan video,” tegasnya.

Perwakilan Kementerian PUPR, Jheru, menambahkan bahwa masih terdapat data lama yang belum dilengkapi titik koordinat, sehingga menyulitkan pencarian lokasi.

Ia mencontohkan adanya perbedaan alamat Masjid Baiturrahman yang tercatat di Paninggahan, Danau Kembar, sehingga perlu penyesuaian data agar sesuai dengan lokasi sebenarnya.

Mengingat luasnya wilayah Kabupaten Solok, tim survei dibagi menjadi dua kelompok yang masing-masing menuju kawasan Danau Kembar dan Singkarak guna mempercepat proses pendataan.

Pertemuan yang turut dihadiri Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Solok, Effia Vivi Fortuna, ini juga membahas langkah percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi fasilitas umum.

Pemkab Solok berharap sinergi dengan Kementerian PUPR dapat segera menghadirkan perbaikan infrastruktur demi meningkatkan pelayanan dan kenyamanan masyarakat. (Yef)