BRI Peduli Kembali Salurkan Bantuan, Untuk Sarana Produksi Dukung UMKM di Sawahlunto

Sawahlunto, Sumbarjaya.com ~ Didalam memperkuat sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk kembali menunjukkan Komitmennya.
Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang dikenal dengan nama BRI Peduli, Bank Plat merah ini menyalurkan bantuan strategis bagi pelaku usaha kerajinan lokal di wilayah Sumatera Barat.
Bantuan kali ini adalah Sigek Art, sebuah UMKM yang bergerak di bidang kerajinan seni dan berlokasi di Silungkang Duo, Kecamatan Silungkang, Kota Sawahlunto.
Dalam penyerahan bantuan dilakukan dengan secara simbolis berapa hari lalu, sebagai bagian dari upaya berkelanjutan BRI Peduli dalam mendorong ekonomi masyarakat di daerah.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Branch Office Head (BO) BRI Sijunjung, Bambang Wiyadi kepada Rita Fitri, selaku pemilik sekaligus pengelola Sigek Art.
Bentuk bantuan yang diberikan berupa pengadaan berbagai peralatan dan sarana penunjang usaha.
Fasilitas baru ini diharapkan mampu memodernisasi proses produksi serta meningkatkan standar kualitas produk, yang dihasilkan agar lebih kompetitif di pasar nasional maupun internasional.
Dalam kata sambutannya, Bambang Wiyadi menekankan bahwa peran BRI tidak hanya sebatas lembaga keuangan, tetapi juga mitra pertumbuhan bagi masyarakat.
Program TJSL ini menjadi manifestasi nyata dari nilai “hadir dan tumbuh bersama” yang diusung perusahaan. “BRI senantiasa berkomitmen untuk hadir dan tumbuh bersama masyarakat.
“Melalui program BRI Peduli ini, kami berharap bantuan sarana penunjang yang diberikan dapat mendukung pengembangan usaha Sigek Art, sehingga semakin maju, berdaya saing, dan mampu memperluas pasar,” ujarnya Senin (16/2/2026).
Sigek Art telah lama dikenal sebagai salah satu motor penggerak ekonomi kreatif di wilayah Silungkang Duo dengan produk-produk kerajinan khas daerah yang otentik.
“Dengan adanya dukungan teknologi dan sarana dari BRI Peduli, produktivitas usaha ini diproyeksikan akan meningkat signifikan,” katanya.
Untuk peningkatan kapasitas produksi ini diharapkan tidak hanya berdampak pada omzet perusahaan, tetapi juga menciptakan efek domino bagi lingkungan sekitar, terutama dalam hal penciptaan lapangan kerja baru bagi warga lokal.
Hal ini sejalan dengan visi pemerintah untuk menjadikan UMKM sebagai tulang punggung stabilitas ekonomi daerah.
Pemilik usaha Rita Fitri mengungkapkan rasa syukurnya atas kepedulian yang ditunjukkan oleh pihak perbankan terhadap usaha kecil di pelosok daerah.
“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada BRI, khususnya BO Sijunjung, atas bantuan yang diberikan melalui program BRI Peduli,”
“Bantuan ini sangat berarti bagi kami untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan kualitas produksi, di Sawahlunto,” tutupnya. (Fery)
