Direktur PDAM Kabupaten Solok Ungkap Rencana 6 Pembangunan SPAM APBN

Kab. Solok, Sumbarjaya.com ~ Direktur Utama PDAM Kabupaten Solok, Febri Fauza, mengungkapkan rencana pembangunan enam titik Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang akan didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Program tersebut disiapkan untuk memperkuat pelayanan air bersih bagi masyarakat di Kabupaten Solok.
Menurut Febri Fauza, rencana pembangunan SPAM tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas layanan air minum, terutama setelah sejumlah wilayah di Kabupaten Solok sempat terdampak bencana banjir yang menyebabkan gangguan distribusi air kepada masyarakat.
“Rencananya ada enam titik pembangunan SPAM yang akan dilaksanakan melalui anggaran APBN, yaitu di wilayah Kubung, Guguak, Surian, Tulang Babung, Saniangbaka, dan Koto Sani,” ujarnya saat dikonfirmasi media, Jumat (13/3/2026).
Ia menjelaskan, pembangunan SPAM tersebut diharapkan dapat memperkuat sistem penyediaan air bersih sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan PDAM kepada masyarakat di berbagai wilayah Kabupaten Solok.
Selain pembangunan infrastruktur, PDAM Kabupaten Solok juga akan menggelar kegiatan konsultasi publik terkait pelayanan air bersih. Kegiatan ini bertujuan untuk menampung berbagai masukan dari masyarakat mengenai pelayanan air PDAM.
Melalui forum konsultasi tersebut, masyarakat nantinya dapat menyampaikan berbagai keluhan maupun saran, termasuk terkait kondisi distribusi air yang di beberapa wilayah masih mengalami gangguan atau hidup mati secara tidak menentu.
Menurut Febri Fauza, partisipasi masyarakat sangat penting sebagai bahan evaluasi bagi PDAM dalam meningkatkan kualitas pelayanan ke depan.
“Konsultasi publik ini penting agar kita dapat mendengar langsung aspirasi masyarakat terkait pelayanan air PDAM. Semua masukan akan menjadi bahan evaluasi bagi kami untuk melakukan pembenahan pelayanan,” jelasnya.
Dengan adanya rencana pembangunan enam titik SPAM melalui anggaran APBN tersebut, diharapkan pelayanan air bersih di Kabupaten Solok ke depan semakin baik, stabil, dan mampu menjangkau lebih banyak masyarakat di berbagai wilayah di Kabupaten Solok. (Yef)
