Barang Bukti Narkoba Merupakan Hasil Tangkapan Ditnarkoba Polda Sumbar

Padang, Sumbarjaya.com ~ Polda Sumbar berhasil memusnahkan ratusan Barang Bukti (BB) narkoba dari berbagai jenis hasil tangkapan Ditnarkoba Polda Sumbar, Rabu (8/4/2026).
Kapolda Sumbar, Irjen Pol Gatot Tri Suryanta, M.Si, CSFA menyebut, barang bukti tersebut dimusnahkan merupakan hasil kerja keras aparat dalam memberantas peredaran narkoba di wilayah Sumbar.
Dalam pengungkapannya, polisi berhasil menyita beberapa barang bukti berupa sabu-sabu seberat hampir 7,5 kilogram, ganja sekitar 380 kilogram hingga 400 kilogram, serta ekstasi sebanyak 104 butir.
Jumlah barang bukti tersebut sangat besar dan menjadi bukti bahwa peredaran narkotika di Sumbar masih menjadi ancaman serius.
Ia menegaskan, narkoba merupakan ancaman besar bagi masa depan bangsa, terutama generasi muda.
Oleh karena itu, pemberantasan narkotika bukan hanya menjadi tugas kepolisian, tetapi tanggung jawab seluruh elemen masyarakat, baik dalam penindakan maupun pencegahan.
Kapolda Sumbar mengungkapkan, pada malam sebelumnya, aparat kembali berhasil menggagalkan upaya penyelundupan sekitar enam kilogram narkotika di Bandar Udara Internasional Minangkabau (BIM).
Para pelaku kini menggunakan berbagai modus untuk menyelundupkan narkotika ke wilayah Sumatera Barat.
Ia juga menjelaskan bahwa jalur masuk narkotika ke Sumbar berasal dari berbagai daerah, seperti Kepulauan Riau, Batam, hingga Aceh.
“Kondisi tersebut menjadikan Sumbar sebagai salah satu wilayah yang rawan menjadi jalur peredaran narkotika,” pungkasnya.
Pihak kepolisian akan terus memperketat pengawasan di seluruh pintu masuk dan keluar wilayah Sumbar agar tidak ada celah bagi peredaran narkoba.
Polda Sumbar juga berhasil mengungkap tujuh kasus besar narkotika di sejumlah lokasi, di antaranya di Sawahlunto, BIM, dan Padang.
Dari pengungkapan tersebut, aparat menyita puluhan paket narkotika yang diduga akan diedarkan di wilayah Sumbar.
Di akhir penyampaiannya, Kapolda juga mengajak kepada seluruh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan lembaga adat untuk bersama-sama memerangi narkoba.
“Kita harus bergerak bersama agar Sumatera Barat bisa menjadi daerah yang bebas dari narkotika,” tegas Kapolda Sumbar. ( i )
