Sekda Kabupaten Solok : Tak Ada Toleransi Bagi ASN Terlibat Narkoba

Kab. Solok, Sumbarjaya.com ~ Pemerintah Kabupaten Solok menegaskan komitmennya dalam memerangi penyalahgunaan narkoba di lingkungan aparatur sipil negara (ASN) melalui pelaksanaan tes urine mendadak yang digelar pada Selasa (7/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung tanpa pemberitahuan sebelumnya ini diikuti oleh puluhan pegawai dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD).

Tes urine tersebut dilakukan sebagai langkah preventif sekaligus bentuk pengawasan internal untuk memastikan seluruh ASN bebas dari penyalahgunaan narkotika.

Sejak pagi hari, para peserta tampak mengikuti proses pemeriksaan dengan tertib. Tim medis bersama petugas terkait melakukan pengawasan secara ketat guna menjamin transparansi dan keakuratan hasil tes.

Sekretaris Daerah Kabupaten Solok, Medison, dengan tegas menegaskan bahwa tidak ada ruang kompromi bagi aparatur sipil negara (ASN) yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba.

Menurutnya, integritas dan kedisiplinan merupakan fondasi utama dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat.

“Tidak ada toleransi bagi ASN yang terlibat narkoba. Ini menyangkut integritas dan tanggung jawab kita sebagai pelayan masyarakat,” tegas Medison.

Ia juga menyampaikan bahwa dirinya turut mengikuti tes urine sebagai bentuk keteladanan bagi seluruh ASN. Dari hasil pemeriksaan yang dijalani, ia memastikan bahwa dirinya dalam kondisi negatif.

Medison menambahkan, tes urine ini tidak hanya berkaitan dengan penegakan disiplin, tetapi juga sebagai upaya menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan produktif.

“Kami ingin memastikan seluruh ASN di Kabupaten Solok benar-benar bersih dari narkoba, sehingga dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkala dan acak guna memperkuat pengawasan di lingkungan pemerintahan.

Langkah tegas yang diambil Pemkab Solok ini pun mendapat apresiasi dari masyarakat. Upaya tersebut dinilai sebagai bentuk nyata komitmen pemerintah dalam menjaga kredibilitas serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Dengan adanya tes urine mendadak ini, diharapkan seluruh ASN semakin meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga diri dari penyalahgunaan narkoba, sekaligus memperkuat budaya kerja yang bersih, profesional, dan berintegritas. (Yef)