Festival Kuliner dan Pawai Budaya, 74 Nagari Meriahkan Kabupaten Solok

Arosuka, Sumbarjaya.com ~ Kabupaten Solok kembali semarak dengan digelarnya Festival Kuliner dan Pawai Budaya 74 Nagari pada Senin (20/4/2026).

Kegiatan ini menjadi ajang besar yang mempertemukan kekayaan adat, seni, dan kuliner dari seluruh Nagari di daerah tersebut dalam satu perhelatan meriah.

Sejak pagi hari, ribuan masyarakat telah memadati lokasi kegiatan untuk menyaksikan langsung rangkaian acara.

Antusiasme terlihat dari berbagai lapisan masyarakat, mulai dari Tokoh Adat, Niniak Mamak, Bundo Kanduang, hingga generasi muda yang turut ambil bagian dalam festival tersebut.

kegiatan diawali dengan pawai budaya yang diikuti oleh perwakilan 74 nagari se-Kabupaten Solok. Setiap Nagari menampilkan ciri khas masing-masing melalui busana adat yang indah serta ornamen budaya yang sarat makna filosofi Minangkabau.

Iring-iringan pawai berlangsung meriah dengan diiringi musik tradisional seperti talempong dan gandang tambua.

Para peserta juga menampilkan berbagai atraksi budaya seperti tari pasambahan, silek, hingga pertunjukan seni tradisional lainnya yang berhasil memukau masyarakat yang menyaksikan di sepanjang rute pawai.

Selain pawai budaya, festival ini juga menghadirkan bazar kuliner yang menyuguhkan beragam makanan khas Minangkabau.

Mulai dari rendang, gulai itiak, lamang tapai, hingga aneka kue tradisional, semuanya tersaji dengan cita rasa autentik dari masing-masing nagari.

Stand-stand kuliner yang ditampilkan juga dihias dengan nuansa khas nagari, sehingga menambah daya tarik bagi pengunjung.

Banyak masyarakat yang memanfaatkan kesempatan ini untuk mencicipi berbagai kuliner tradisional yang jarang ditemui dalam kehidupan sehari-hari.

Bupati Solok, Dr. (H.C) Jon Firman Pandu, SH dalam kata sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Festival Kuliner dan Pawai Budaya 74 Nagari.

Ia menilai kegiatan ini merupakan langkah nyata dalam melestarikan budaya sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Festival ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sebagai sarana mempererat kebersamaan antar nagari serta meningkatkan potensi UMKM lokal,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjadi agenda tahunan di Kabupaten Solok, sehingga mampu menarik wisatawan dari berbagai daerah.

Pemerintah daerah juga berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan berbasis budaya sebagai upaya pengembangan sektor pariwisata di Sumatera Barat.

Di sisi lain, sejumlah tokoh masyarakat turut memberikan apresiasi terhadap keterlibatan generasi muda dalam kegiatan ini.

Mereka menilai partisipasi aktif generasi muda menjadi kunci dalam menjaga keberlangsungan budaya Minangkabau di masa depan.

Panitia pelaksana menyebutkan bahwa keberhasilan acara ini tidak terlepas dari kerja sama berbagai pihak, termasuk pemerintah nagari, komunitas seni, serta dukungan penuh masyarakat.

Aparat keamanan juga terlihat sigap dalam mengawal jalannya kegiatan, sehingga seluruh rangkaian acara dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.

Menjelang penutupan, suasana semakin semarak dengan hiburan rakyat yang melibatkan seniman lokal. Masyarakat tampak menikmati setiap rangkaian kegiatan dengan penuh antusias hingga acara berakhir.

Festival Kuliner dan Pawai Budaya 74 Nagari ini menjadi bukti nyata bahwa Kabupaten Solok memiliki kekayaan budaya dan kuliner yang luar biasa, yang patut untuk terus dilestarikan dan dipromosikan ke tingkat yang lebih luas. (Yef)