Dokter IGM Afridoni : Semangat RA Kartini Harus Terus Hidup di Tengah Generasi Muda

Kab. Solok, Sumbarjaya.com ~ Peringatan Hari Kartini kembali menjadi momentum untuk mengenang jasa besar tokoh emansipasi perempuan Indonesia.

Raden Ajeng Kartini, yang hingga kini dikenal sebagai simbol perjuangan pendidikan dan kesetaraan bagi kaum perempuan di Indonesia.

Ketua PC 0314 FKPPI Kota Solok, Dokter IGM Afridoni, S.PA, saat memperingati Hari Kartini, Selasa (21/4/2026),

Ia menegaskan bahwa semangat RA Kartini harus terus hidup dan diwariskan kepada generasi muda, terutama di tengah derasnya arus perkembangan zaman dan teknologi saat ini.

Menurutnya, Kartini bukan hanya tokoh sejarah, tetapi juga inspirasi abadi yang mengajarkan pentingnya pendidikan, keberanian berpikir, serta perjuangan untuk kemajuan kaum perempuan Indonesia.
“Semangat RA Kartini harus tetap hidup di tengah generasi muda.

Beliau telah membuka jalan bagi perempuan Indonesia untuk mendapatkan pendidikan dan peran yang lebih luas dalam kehidupan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa generasi muda saat ini, khususnya pelajar dan mahasiswa, harus mampu mengambil nilai positif dari perjuangan Kartini, bukan hanya menjadikannya sebagai kegiatan seremonial tahunan.

Dokter IGM Afridoni juga menyoroti pentingnya peran pendidikan dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa agar tidak kehilangan jati diri di tengah perkembangan media sosial dan budaya global.

Menurutnya, nilai perjuangan Kartini sangat relevan untuk dijadikan pedoman dalam membangun semangat belajar, kerja keras, dan kesetaraan di berbagai bidang kehidupan.

“Kalau kita memahami sejarah, maka kita akan lebih menghargai perjuangan para pahlawan dan lebih siap menghadapi tantangan masa depan,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa di setiap lembaga pendidikan maupun organisasi, hendaknya selalu mengenang jasa para pahlawan bangsa yang telah memperjuangkan kemerdekaan Indonesia yang diproklamasikan pada 17 Agustus 1945.

“Sebagai anak FKPPI, kita harus tetap memperingati hari-hari bersejarah, bukan hanya Hari Kartini saja, tetapi juga Hari Pahlawan dan momen perjuangan bangsa lainnya,” ujar Afridoni.

Ia menilai, penghormatan terhadap pahlawan harus dilakukan secara menyeluruh sebagai bentuk penghargaan atas perjuangan mereka dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Dengan demikian, semangat nasionalisme dan cinta tanah air dapat terus tertanam kuat di kalangan generasi muda.

Ia juga mengajak seluruh generasi muda di Kota Solok untuk menjadikan RA Kartini sebagai teladan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam hal semangat belajar dan kontribusi terhadap masyarakat.

Dengan demikian, semangat RA Kartini diharapkan tidak hanya dikenang setiap tahun, tetapi benar-benar menjadi bagian dari karakter generasi muda Indonesia yang cerdas, berdaya saing, dan berjiwa nasionalis. (Yef)