Bupati Solok Audiensi ke Kementerian Kehutanan, Bahas Jaringan Air Bersih Pascabencana

Kab. Solok, Sumbarjaya.com ~ Bupati Solok Dr. (H.C) Jon Firman Pandu, SH, melakukan audiensi ke Direktorat Perencanaan Konservasi Kementrian Kehutanan RI di Bogor, Rabu (14/1/2026).

Pertemuan ini membahas rencana pembangunan jaringan air bersih di lima lokasi, tiga di antaranya berada di Kawasan Suaka Margasatwa Bukit Barisan.

Audiensi dihadiri Direktur Perencanaan Konservasi Kementerian Kehutanan RI Dr. Ir. Ammy Nurwati, MM, Sekretaris Daerah Medison, S.Sos.M.Si, Kepala BKSDA Sumatera Barat Hartono, S.P, M.Si, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Solok Evia Vivi Fortuna, ST.MT, serta pejabat terkait lainnya.

Bupati menjelaskan bahwa, pascabencana Hidrometeorologi yang melanda Kabupaten Solok menyebabkan banyak jaringan air bersih masyarakat rusak.

“Masyarakat kami saat ini membutuhkan air bersih,” tegasnya.

Tiga lokasi pembangunan berada di dalam kawasan konservasi, sehingga memerlukan persetujuan Kementerian Kehutanan.

Direktur Perencanaan Konservasi menekankan pentingnya menyesuaikan lokasi pembangunan dengan zonasi dan blok kawasan konservasi untuk mempercepat proses perizinan.

Hasil pemantauan awal menunjukkan satu titik berstatus HPL (Hak Pengelolaan), yang memungkinkan pembangunan melalui Perjanjian Kerjasama tanpa perizinan tambahan.

Satu titik lain berada di Blok Pemanfaatan, sehingga perizinan dapat diurus, sementara satu titik berada di Blok Perlindungan dan disarankan untuk direlokasi agar proyek lebih cepat terealisasi.

Dinas PUPR Kabupaten Solok menyatakan Opsi Relokasi memungkinkan dilakukan tanpa mengurangi efektivitas, sehingga pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat terdampak dapat segera terpenuhi.

Audiensi ini menjadi langkah awal untuk mencari solusi terbaik antara kepentingan konservasi dan kebutuhan dasar masyarakat.

Sehingga pembangunan jaringan air bersih di Kabupaten Solok dapat terwujud secara berkelanjutan dan sesuai aturan perundang-undangan.
(Yef)