Bupati Solok Bersama Gubernur Sumbar Bahas Strategi Pertumbuhan Ekonomi

Kab.Solok, Subarjaya.com ~ Bupati Solok Dr. (H.C) Jon Firman Pandu, SH bersama Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, SP telah melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Pemerintah Kabupaten Solok, yang digelar di ruang rapat Perpustakaan Daerah Kabupaten Solok pada Minggu (22/2/2026).

Rakor ini menjadi forum penting untuk menyusun langkah dan strategi untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah melalui penguatan berbagai sektor unggulan.

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Mahyeldi menegaskan bahwa pemulihan dan percepatan rehabilitasi infrastruktur pascabencana masih menjadi prioritas utama.

“Karena kerusakan jalan dan jembatan yang parah selama bencana hidrometeorologi telah menghambat mobilitas masyarakat serta distribusi hasil pertanian dan pariwisata,” ujarnya.

Menurutnya, perbaikan infrastruktur merupakan fondasi penting agar roda perekonomian dapat berjalan normal kembali. Ia juga menyoroti potensi besar Kabupaten Solok di sektor pertanian dan pariwisata.

Kabupaten ini dikenal dengan kekayaan alamnya, termasuk kawasan Alahan Panjang, danau-danau yang indah, serta panorama pegunungan yang menurutnya layak dikembangkan sebagai destinasi wisata berkelas nasional bahkan internasional bila didukung fasilitas dan akses yang baik.

Integrasi antara sektor pertanian dan pariwisata dipandang sebagai peluang untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih luas dan berkelanjutan.

Sementara itu, Bupati Solok Jon Firman Pandu menyampaikan apresiasi atas sinergi yang dibangun antara Provinsi Sumatera Barat dan Pemerintah Kabupaten Solok.

Ia menekankan bahwa daerahnya telah mengalami dampak signifikan akibat bencana, terutama pada Infrastruktur menuju kawasan wisata seperti Gunung Talang dan Danau Diatas Alahan Panjang, sehingga perbaikan akses menjadi kebutuhan mendesak untuk mengembangkan potensi wisata tersebut.

Menurut Bupati, kawasan tersebut memiliki daya tarik luar biasa dan sering kali disebut “Eropa-nya Sumatera” karena keindahan alam dan udara yang sejuk.

Dengan pembenahan infrastruktur dan fasilitas yang memadai, Jon Firman Pandu yakin potensi wisata akan tumbuh optimal dan berdampak positif bagi perekonomian masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, Pemerintah Kabupaten Solok juga menyatakan dukungan penuh terhadap percepatan pembangunan infrastruktur strategis serta penguatan sektor pertanian sebagai basis ekonomi lokal, karena sebagian besar masyarakat setempat bermata pencaharian di sektor pertanian.

Sinergi antara sektor pertanian dan pariwisata menjadi konsep pembangunan yang diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif dan berkelanjutan.

Rakor ini menjadi momentum penting guna memperkuat koordinasi antarlembaga pemerintahan provinsi dan kabupaten, sekaligus untuk memastikan kebijakan, serta program pembangunan daerah bersinergi dan berdampak langsung kepada kesejahteraan warga Kabupaten Solok.(Yef)