Bupati Tanah Datar Dampingi Kepala BPJN Sumbar, Lakukan Peninjauan ke Lokasi Pembangunan SR

Tanah Datar, Sumbarjaya.com ~ Bupati Tanah Datar Eka Putra, SE.MM dampingi kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Sumbar, Elsa Putra Friandi, juga mendampingi Ketua DPRD Tanah Datar, Anton Yondra melakukan peninjauan langsung ke lokasi rencana pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Nagari Tanjung Alam, Kecamatan Tanjung Baru, pada Minggu (17/5/2026).
Saat kegiatan lapangan ini, dilakukan guna melihat kesiapan lokasi secara menyeluruh sekaligus meninjau kelayakan akses transportasi menuju kawasan yang diproyeksikan menjadi pusat pembangunan lembaga pendidikan tersebut.

Bupati Tanah Datar, Eka Putra, SE.MM menyampaikan bahwa pemerintah daerah bergerak cepat dengan menyiapkan dua alternatif pengembangan infrastruktur jalan demi mendukung kelancaran proses pembangunan dan mobilitas menuju lokasi Sekolah Rakyat.
“Saat ini dua rencana kita. Jalan lama yang akan kita perlebar, atau jalan baru yang akan kita bangun,” ujar Bupati Eka.
Kepala BPJN Sumbar, Elsa Putra Friandi juga menegaskan bahwa pembangunan akses jalan ini menjadi perhatian serius dari pemerintah pusat lantaran masuk ke dalam program prioritas nasional. Pihaknya kini tengah fokus mengumpulkan data teknis dari dua alternatif yang ditawarkan pemda.
“Kegiatan ini adalah program prioritas Presiden RI Prabowo Subianto, dan Bapak Bupati juga sudah sampaikan tadi kan ada arahan Pak Menteri PU. Makanya kami diperintahkan untuk melakukan survei,” ujarnya.
“Bapak Bupati juga sudah sampaikan ada dua alternatif, ini akan kita tindaklanjuti dengan mengambil data-data lapangan. Nanti kita kaji, kemudian kami siapkan desainnya. Jadi, kalau semuanya sudah selesai, kita laporkan,” kata Elsa.
Ada dukungan terhadap proyek strategis ini juga mengalir deras dari warga setempat. Ketua DPRD Tanah Datar, Ketua DPRD Anton Yondra juga mengapresiasi tingginya partisipasi dan antusiasme masyarakat, terutama dalam hal penyediaan lahan untuk fasilitas pendidikan dan akses jalan tanpa menuntut ganti rugi.
“Dengan adanya pembangunan Sekolah Rakyat di Tanjung Alam ini, partisipasi masyarakat sangat tinggi. Untuk lahan, masyarakat sudah menyerahkan tanpa ganti rugi,” tambahnya.
Kemudian, untuk akses jalan pun masyarakat bersedia menyerahkan lahan demi pembangunan Sekolah Rakyat. “Jadi dukungan masyarakat sangat besar, bahkan pembangunan ini sangat ditunggu-tunggu,” ujar Ketua Anton.
Tujuan dalam peninjauan ini, menjadi langkah konkret awal untuk memastikan seluruh infrastruktur pendukung siap sebelum konstruksi fisik Sekolah Rakyat dimulai.
Hadir mendampingi dalam kegiatan ini Sekretaris Daerah Tanah Datar Abdurahman Hadi, jajaran Kepala OPD terkait, Camat Tanjung Baru, Wali Nagari Tanjung Alam, serta sejumlah tokoh masyarakat. (S.A)
