Civitas Akademika Fakultas Perikanan UNRI Kunjungi Pasaman Barat, Perkuat Kerjasama dan Pembelajaran Lapangan

Pasaman Barat, Sumbarjaya.com ~ Civitas akademika Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau (UNRI) melaksanakan kunjungan lapangan ke Kabupaten Pasaman Barat, Jumat (8/5/2026).

Kegiatan ini digelar sebagai langkah memperkuat kerja sama pengembangan sektor perikanan dan kelautan, sekaligus mendukung penerapan pembelajaran berbasis lapangan bagi mahasiswa.

Kunjungan tersebut diikuti sebanyak 189 mahasiswa Jurusan Sosial Ekonomi Perikanan (SEP) didampingi 10 dosen pengampu dari berbagai mata kuliah.

Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat menyambut positif kegiatan ini, yang dinilai mampu memperkuat sinergi antara dunia akademik dan pemerintah daerah dalam pengelolaan sektor perikanan yang berkelanjutan.

Sekretaris Daerah Pasaman Barat yang diwakili Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Perikanan, Jon Endri, mengungkapkan wilayahnya memiliki potensi besar di sektor kelautan dan perikanan.

Keunggulan ini didukung oleh garis pantai yang panjang serta kekayaan sumber daya laut yang melimpah.

Salah satu pusat aktivitas utama adalah UPTD Pelabuhan Perikanan Wilayah II Air Bangis, yang berperan penting sebagai pusat kegiatan perikanan tangkap, penopang perekonomian masyarakat pesisir, serta sumber penghidupan bagi ribuan nelayan setempat.

“Pemerintah daerah terus mendorong pengembangan sektor perikanan melalui pemberdayaan nelayan, pembangunan infrastruktur pelabuhan, hingga peningkatan nilai tambah produk perikanan,” ujar Jon Endri.

Ia menegaskan, pengelolaan sumber daya perikanan yang baik dan berkelanjutan tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan dukungan riset, ilmu pengetahuan, serta kolaborasi erat antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi.

Pemerintah daerah pun menyatakan dukungan penuh terhadap seluruh kegiatan akademik yang dinilai dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperkuat pembangunan sektor unggulan daerah ini.

“Kunjungan lapangan ini diharapkan menjadi sarana pertukaran informasi dan pengalaman, serta mempererat hubungan antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan sektor kelautan dan perikanan di masa mendatang, ” katanya. (Adi)