DPRD Kabupaten Solok Gelar Paripurna, Momentum Refleksi dan Kebangkitan Daerah

Kab. Solok , Sumbarjaya.com ~ Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Solok menggelar Rapat Paripurna dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Solok ke-113 di Ruang Sidang DPRD Kabupaten Solok, Kamis (9/4/2026).

Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh makna sebagai momentum refleksi perjalanan panjang pembangunan daerah sekaligus penguatan semangat kebersamaan.

Rapat paripurna dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Solok, Ivoni Munir. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa peringatan hari jadi bukan hanya seremonial tahunan.

Akan tetapi menjadi ruang refleksi untuk melihat kembali capaian pembangunan serta memperkuat komitmen dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Solok.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Gubernur Sumatera Barat yang diwakili Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Barat, Syefdinon, S.Sos.MM, Bupati Solok Dr. (H.C) Jon Firman Pandu, SH. Wakil Bupati Solok H. Candra, S.HI, unsur Forkopimda, pimpinan dan anggota DPRD, para kepala daerah se- Sumatera Barat.

Hadir juga Bupati Solok periode 2010–2015 Drs. H. Syamsu Rahim, kepala OPD, camat, wali nagari, serta undangan lainnya.

Dalam sambutan Gubernur Sumatera Barat yang dibacakan oleh Syefdinon, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menyampaikan apresiasi atas berbagai capaian pembangunan di Kabupaten Solok.

Pemprov juga menegaskan komitmen untuk terus mendukung percepatan pembangunan, khususnya dalam upaya pemulihan pascabencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah di daerah tersebut.

Sementara itu, tokoh masyarakat Kabupaten Solok, Drs. H. Syamsu Rahim, menyampaikan rasa bangga atas kemajuan daerah yang terus berkembang dari waktu ke waktu.

Ia juga mengajak generasi muda untuk tetap menjaga nilai adat, budaya, serta semangat kebersamaan sebagai kekuatan utama dalam menghadapi tantangan pembangunan.

Bupati Solok, Dr. (HC) Jon Firman Pandu, SH dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan Hari Jadi ke-113 tahun ini memiliki makna khusus karena masih dalam suasana Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Menurutnya, momentum tersebut mengandung nilai keikhlasan, persatuan, dan pembaruan diri dalam membangun daerah.

Namun demikian, Bupati juga mengungkapkan bahwa peringatan tahun ini masih dibayangi duka akibat bencana hidrometeorologi yang melanda Kabupaten Solok. Musibah tersebut menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan, solidaritas, dan ketangguhan masyarakat dalam menghadapi berbagai ujian.

Ia menegaskan bahwa tanggal 9 April merupakan tonggak sejarah lahirnya Kabupaten Solok yang telah melewati perjalanan panjang, mulai dari masa perjuangan,

pembangunan, hingga transformasi. Selama 113 tahun, Kabupaten Solok terus tumbuh dengan kekayaan alam, adat, budaya, dan nilai kebersamaan sebagai fondasi pembangunan.

Pada tahun ini, Pemerintah Kabupaten Solok mengusung tema “Bekerja, Berkarya, Semakin Berdampak.” Tema ini mencerminkan arah pembangunan ke depan yang menekankan kerja nyata, inovasi, serta dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.

Fokus pembangunan daerah ke depan diarahkan pada penguatan sektor pertanian, pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal, serta peningkatan pelayanan publik yang cepat, transparan, dan akuntabel.

Di akhir sambutannya, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat sinergi dan semangat gotong royong, serta memohon dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat agar Kabupaten Solok dapat segera bangkit pascabencana.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan daerah, termasuk kepada Drs. H. Syamsu Rahim atas dedikasi dan pengabdiannya saat memimpin Kabupaten Solok periode 2010–2015.

“Semoga momentum Hari Jadi ke-113 ini menjadi semangat baru untuk bekerja lebih keras, berkarya lebih cerdas, dan memberikan dampak yang lebih luas bagi kemajuan Kabupaten Solok,” tutupnya. (Yef)