Halal Bihalal Sekaligus Pelantikan Pengurus Bakor IKSJ Periode 2026-2030

Sawahlunto, Sumbarjaya.com ~ Badan Koordinasi Induk Keluarga Sawahlunto (Bakor IKSJ) menyelenggarakan acara Halal Bihalal (HBH) sekaligus melantik Pengurus Bakor IKSJ masa-bhakti periode 2026-2030 yang diketuai Jastanto Sahoer.

Acara ini yang dihadiri oleh Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra, Ketua DPRD Kota Sawahlunto Susi Hariyati, Kèpala OPD terkait dan Anggota DPR-RI Rico Alviano yang diselenggarakan di Hotel Balairung Matraman di Jakarta.

Seperti yang disampaikan Sekretaris Panitia Pelaksana Tifriwan yang didampingi Ketua Anasrulla dan Bendaharanya Yennicos kepada awak media Minggu (5/4/2026).

Menjawab pertanyaan, Tifriwan menjelaskan Bakor ini mengkoordinir puluhan organisasi kemasyarakatan paguyuban keluarga yang berasal dari Kota Sawahlunto Provinsi Sumatera Barat. Jumlah anggota IKSJ diseputaran Jabodetabek ribuan jiwa.

Kegiatan organisasi yang rutin ini menurut Tifriwan, menjembatani informasi dan komunikasi dari Ranah Kampung Halaman dan Ranah Rantau secara timbal balik.

Dan Juga mendukung rencana pembangunan yang memutuskan melalui tingkat desa/kelurahan, Kecamatan dan tingkat Kota Sawahlunto, Sumatera Barat.

Ketua Umum Bakor IKSJ yang Ketua Umum Bakor IJSJ masa-bhakti periode 2026 – 2030 Jasyanto Sahoer dibalik pegangan dawaynya di Jakarta menerangkan bahwa selama ini koordinasi Bakor IKSJ dengan Pemerintah Kota Sawahlunto dan masyarakat di 10 nagari, 4 kecamatan, 10 kelurahan dan 27 desa dengan baik juga.

Ini juga menyinggung adanya rencana PT. Bukit Asam mengaktifkan kembali penambangan Batubara sistim Open Pit di Sawahlunto dan membangun PLTS dengan investasi kurang-lebih Rp2 triliun.

“Secara prinsipnya, semua pihak menyambut baik. Terbuka lapangan kerja bagi peningkatan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Kemudian membicarakan masalah teknis, tentu saja pihak PT. Bukit Asam tidak lupa untuk berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Sawahlunto, Tokoh Niniak Mamak dan Tokoh Masyarakat di Sawahlunto.

“Jika dari awal dikoordinasikan dan dibicarakan secara terbuka, semuanya akan berjalan sesuai rencana. Apalagi jika PT.Bukit Asam merekruutmen karyawan lebih mengutamakan tenaga kerja putra daerah,” kata Jasyanto. (Fery)