Hari Otonomi, Pemkab Pesisir Selatan Gelar Apel, Kesiapsiagaan Yang Melibatkan Satpol-PP

Pesisir Selatan, Sumbarjaya.com ~ Dalam rangka memperingati Hari Otonomi Daerah (OTDA) ke-XXX, Pemerintah Daerah Kabupaten Pesisir Selatan menggelar Apel, kesiapsiagaan yang melibatkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) dan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) bertempat di Halaman Kantor Bupati, Senin (27/4/2026).
Dalam peringatan tahun ini menekankan pentingnya peran strategis aparat daerah dalam menjaga ketertiban umum dan memberikan perlindungan maksimal bagi masyarakat melalui respons cepat.
Apel yang dipimpin langsung oleh Bupati Pesisir Selatan, H. Hendrajoni, SH.,MH dalam kata sambutannya ia menyampaikan bahwa setelah tiga dekade otonomi daerah berjalan.
Satpol-PP dan Damkar bukan hanya bertindak sebagai penegak peraturan daerah (Perda) secara pasif, tetapi juga harus bertransformasi menjadi pelayanan masyarakat yang proaktif dan humanis.
“Satpol-PP dan Damkar adalah garda terdepan di daerah di hari OTDA ke-XXX ini, saya meminta seluruh personel meningkatkan profesionalisme. “Satpol-PP harus tegas namun humanis dalam menegakkan aturan, dan Damkar harus memastikan respons time, cepat untuk keselamatan jiwa dan harta benda masyarakat,” ujar Bupati Hendrajoni.
Peringatan hari OTDA ini menjadi momentum penguatan koordinasi, terutama dalam merespons kondisi darurat. Damkar Kabupaten Pesisir Selatan menegaskan komitmennya untuk siaga 1×24 jam, tidak hanya dalam pemadaman kebakaran, tetapi juga penyelamatan lainnya.
Sinergi antara Damkar dan Satpol-PP semakin diperkuat dengan pembentukan tim gabungan yang memantau titik-titik rawan, terutama menjelang perayaan hari besar atau potensi bencana kebakaran permukiman dan lahan.
Untuk memastikan seluruh sarana prasarana, baik armada Damkar maupun peralatan operasional Satpol-PP dalam kondisi siap pakai.
Plt. Kepala Satpol-PP dan Damkar Kabupaten Pesisir Selatan Dongki Agung Pribumi, S.STP.,M menyebut, kesiapsiagaan adalah kunci. Tim kami terus melakukan patroli rutin dan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya kebakaran serta pentingnya mematuhi perda ketertiban umum,” ujarnya.
Ia mengatakan beberapa inovasi yang diluncurkan oleh Dinas Satpol-PP dan Damkar untuk meningkatkan efisiensi pelayanan, di antaranya masyarakat dapat melaporkan kejadian kebakaran atau gangguan ketertiban umum secara langsung melalui nomor hotline [Nomor Hotline] yang aktif selama 24 jam.
Melalui peringatan Hari OTDA ke-XXX ini, Pemerintah Daerah Kabupaten Pesisir Selatan optimistis bahwa sinergi Satpol-PP dan Damkar yang semakin kuat akan menciptakan rasa aman, nyaman, dan lingkungan yang kondusif, sejalan dengan tujuan pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Sebagaimana Satpol-PP dan Damkar memiliki peran vital dalam menyelenggarakan ketenteraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat, serta penanggulangan kebakaran dalam penyelamatan,” tutup Agung. (Rizal)
