Isra’ Mi’raj di Gunung Talang, Wabub Solok Ajak Perkuat Iman dan Ketaatan

Kab. Solok, Sumbarjaya.com ~ Pemerintah Kecamatan Gunung Talang bersama Panitia Hari Besar Islam (PHBI), Kecamatan Gunung Talang menggelar Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW di Masjid Al-Mukarramah, Jorong Sukarami, Kecamatan Gunung Talang, Rabu (14/1/2026).

Kegiatan keagamaan tersebut mengangkat tema “Mari Tingkatkan Iman dan Taqwa kepada Allah SWT serta Kecintaan Kita kepada Rasulullah SAW.

Peringatan Isra’ Mi’raj ini diikuti oleh tenaga pendidik di lingkup Kecamatan Gunung Talang sebagai upaya pembinaan rohani dan penguatan nilai-nilai keislaman.

Acara diisi dengan tausiyah yang disampaikan oleh Prof. Dr. H. Rahmad Hidayat, M.Pd. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan makna dan hakikat peristiwa Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW sebagai perjalanan luar biasa yang sarat dengan nilai keimanan dan ketaatan kepada Allah SWT.

Ustadz Rahmad Hidayat menerangkan bahwa Isra’ merupakan perjalanan malam Rasulullah SAW dari Masjidil Haram di Makkah menuju Masjidil Aqsa di Palestina, dengan kendaraan Buraq.

Sementara Mi’raj adalah perjalanan lanjutan dari Masjidil Aqsa menuju langit hingga Sidratul Muntaha, tempat Rasulullah SAW menerima perintah shalat langsung dari Allah SWT.

Ia menambahkan, secara bahasa Isra’ berarti perjalanan malam, sedangkan Mi’raj berarti naik atau tangga. Peristiwa Isra’ Mi’raj tidak hanya menjadi bagian dari sejarah Islam.

Akan tetapi juga mengandung pesan penting tentang kewajiban shalat sebagai tiang agama yang harus dijaga dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Peringatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Solok H.Candra, S.HI. mewakili Bupati Solok, Ketua GOW Kabupaten Solok Ny. Lina Octavia Candra.

Kemudian Camat Gunung Talang Riswandi Bahauddin, AP., S.Sos., Kepala KUA Kecamatan Gunung Talang H. Almaturidi, S.HI., MH., serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Solok mengapresiasi pelaksanaan kegiatan keagamaan tersebut.

Ia menyampaikan bahwa meskipun tidak seluruh tenaga pendidik dapat hadir karena masih menjalankan tugas belajar mengajar, namun kegiatan ini tetap memiliki nilai strategis dalam pembinaan spiritual.

Wabup Candra juga mengingatkan kembali Surat Edaran Bupati Solok terkait anjuran shalat berjamaah serta program Solok Mengaji.

Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah daerah dalam membina kehidupan beragama masyarakat, meskipun menimbulkan beragam tanggapan.

“Ketika kami dilantik dan disumpah, amanah yang kami emban bukan hanya urusan pemerintahan, tetapi juga bagaimana umat ini dapat berjalan sesuai tuntunan Al-Qur’an dan ajaran Rasulullah SAW.

Karena itu, kami terus bersemangat menggerakkan program-program keagamaan di Kabupaten Solok,” ujar Wabup.

Melalui peringatan Isra’ Mi’raj ini, diharapkan semakin menumbuhkan keimanan, ketakwaan, serta kecintaan kepada Rasulullah SAW.

Sekaligus menjadi motivasi bagi para pendidik untuk menanamkan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari dan lingkungan pendidikan. (Yef)