Jembatan Balai Lalang Mulai di Kerjakan, Harapan Baru Bagi Masyarakat Saniang Baka

Kab. Solok, Sumbarjaya.com ~ Kabar gembira datang bagi masyarakat Nagari Saniang Baka, Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok.
Pembangunan Jembatan Balai Lalang yang telah lama dinantikan akhirnya resmi dimulai, Minggu (5/4/2026).

Ini juga menandai babak baru dalam peningkatan infrastruktur di daerah tersebut. Pengerjaan jembatan ini disambut antusias oleh masyarakat setempat.

Sejak hari pertama dimulainya pekerjaan, warga tampak ikut menyaksikan proses awal pembangunan yang diharapkan dapat memperlancar akses transportasi antar wilayah di Nagari Saniang Baka.

Jembatan Balai Lalang selama ini menjadi salah satu akses vital bagi masyarakat, terutama dalam mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, dan mobilitas harian warga antar wilayah Nagari Saniang Baka.

Namun, jembatan lama sebelumnya hanyut saat terjadinya banjir dan galodo pada akhir tahun 2025 lalu, sehingga sempat memutus akses utama warga.

Kondisi tersebut membuat masyarakat harus mencari jalur alternatif yang cukup jauh dan berisiko, terutama saat cuaca buruk. Hal ini berdampak langsung terhadap aktivitas sehari-hari, termasuk distribusi hasil pertanian dan akses anak-anak ke sekolah.

Dengan dimulainya pembangunan ini, masyarakat berharap akses yang lebih aman dan nyaman dapat segera terwujud. Selain itu,
keberadaan jembatan yang representatif juga diyakini akan berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.

Salah seorang tokoh masyarakat Saniang Baka, Novita Naizar, S.Pd., yang juga Ketua IWS Cabang Solok, menyampaikan apresiasi tinggi saat berbincang dengan awak media atas dimulainya pengerjaan Jembatan Balai Lalang yang merupakan salah satu urat nadi penghubung masyarakat.

Ia mengungkapkan bahwa sejak jembatan lama hanyut akibat banjir dan galodo, warga terpaksa menggunakan jalur alternatif untuk beraktivitas sehari-hari, yang tentunya cukup menyulitkan.

“Alhamdulillah, kami sangat mengapresiasi pembangunan jembatan ini. Ini adalah urat nadi penghubung masyarakat kami. Selama ini pasca banjir dan galodo, warga harus melewati jalan alternatif,” ujarnya kepada awak media.

Novita juga menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ustad Deri Sulaiman dan Willy Salim, konten kreator nasional, yang telah berkontribusi sebagai donatur dalam pembangunan jembatan tersebut.

“Kami warga Saniang Baka mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. Semoga apa yang diberikan menjadi amal ibadah,” tambahnya.

Sementara itu, saat awak media di lapangan menggali informasi terkait pengerjaan jembatan, Pengawas pekerjaan Sigit yang didampingi Ciwi menyampaikan bahwa proyek pembangunan ini ditargetkan selesai dalam waktu 40 hari kalender.

“Mudah-mudahan pekerjaan ini berjalan sukses dan lancar. Kami juga mohon dukungan serta kerja sama dari seluruh masyarakat agar proses pembangunan dapat berjalan sesuai rencana,” ujar Sigit.

Pemerintah daerah dan masyarakat berkolaborasi dan diharapkan terus mengawal pelaksanaan proyek ini agar berjalan sesuai dengan perencanaan dan standar yang telah ditetapkan, sehingga hasilnya benar-benar memberikan manfaat jangka panjang. (Yef)