Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Sijunjung Gelar Sosialisasi

Sijunjung, Sumbarjaya.com ~ Menghadapi Akhir Tahun Anggaran (LLAT) 2025 sekaligus KPPN Sijunjung Award Semester I 2025, yang bertempat di Aula KPPN Sijunjung, Kamis (16/10/225).

Kegiatan ini diikuti juga oleh para Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), Pejabat Perbendaharaan, dan satuan kerja lingkup Kabupaten Sijunjung, Dharmasraya, serta Kota Sawahlunto.

Suasana acara berlangsung hangat, penuh kolaborasi dan semangat bersama menuju akhir tahun fiskal yang tertib dan akuntabel.

Acara dibuka dengan penuh semangat oleh Dwidyavitri Sarfaldi selaku pembawa acara, yang menghidupkan suasana lewat pantun-pantun segar nan inspiratif. 

Kegiatan ini diawali dengan doa pembuka yang dipimpin secara khusyuk oleh Aditya Pratama Soni, menandai dimulainya rangkaian kegiatan dengan penuh makna.

Dalam kata sambutannya, sekaligus keynote speech, Kepala KPPN Sijunjung, Anton Widodo, menegaskan bahwa kegiatan LLAT menjadi agenda strategis tahunan dalam menyatukan langkah seluruh satuan kerja pengguna anggaran menjelang akhir tahun,” ujarnya.

“LLAT menjadi momentum untuk menyamakan persepsi dan langkah seluruh satker. Kita harus disiplin, memastikan penerimaan dan pengeluaran negara berjalan tepat waktu, serta tidak ada transaksi melewati batas 31 Desember,” kata Anton.

Anton juga menyampaikan capaian positif realisasi APBN KPPN Sijunjung hingga September 2025, dengan rata-rata nilai IKPA satker mencapai 95,76, meningkat 1,48 poin dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Ia mengajak seluruh satuan kerja untuk menjaga tren positif tersebut dengan menyusun timeline pencairan secara disiplin, memastikan proses SPM dan SP2D berjalan tepat waktu, serta menjaga kualitas pelaporan dan rekonsiliasi agar tidak terjadi selisih data.

Materi sosialisasi disampaikan oleh Alfian Taufiqurizqi, Kepala Seksi PDMS KPPN Sijunjung, yang memaparkan pokok-pokok penting dalam Peraturan Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor PER-17/PB/2025 tentang Langkah-Langkah Menghadapi Akhir Tahun Anggaran 2025.

Beberapa poin penting yang ditekankan antara lain :

1• percepatan penyelesaian tagihan dan penyampaian SPM.

2• optimalisasi penerimaan negara dan pengembalian belanja.

3• penertiban rekonsiliasi dan pelaporan keuangan, serta koordinasi intensif antarpejabat perbendaharaan untuk menghindari penumpukan pekerjaan di akhir tahun.

Diskusi yang dipandu oleh M. Hafid sebagai moderator berlangsung dinamis dan interaktif. 

Peserta aktif berdiskusi tentang penerapan RPATA, batas waktu pengajuan SPM, serta tata cara penyetoran sisa UP/TUP sebelum 31 Desember 2025 dan setiap peserta diberikan Kalender Langkah-Langkah Menghadapi Akhir Tahun Anggaran 2025. (Fery)