Kebakaran Kembali Terjadi dan Menghanguskan Sejumlah Speedboat di Perairan Batang Arau Padang

Padang, Sumbarjaya.com ~ Padang kembali dilanda musibah kebakaran. Sehari setelah kebakaran besar yang menghanguskan sembilan bangunan di Kecamatan Nanggalo, kebakaran kembali terjadi di perairan Batang Arau, Kecamatan Padang Barat, Sabtu (7/2/2026).

Kebakaran tersebut mengharuskan sejumlah speedboat yang tengah bersandar di Jalan Batang Arau, Kelurahan Berok Nipah, tepatnya di samping dermaga Mentawai Fast. Peristiwa tersebut mengakibatkan tiga unit speedboat hangus terbakar.

Terbakarnya armada laut sempat memicu kepanikan warga dan pekerja di sekitarnya, mengingat posisi kapal yang saling berdekatan dan berpotensi memperluas dampak kebakaran.

Kepala Bidang Operasional Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang Rinaldi, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, pihaknya menerima laporan kebakaran dari masyarakat pada pukul 10.42 WIB.

“Saksi melihat api dari arah speedboat, kemudian saksi melaporkan kejadian tersebut ke Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang,” ujar Rinaldi.

Dalam menindaklanjuti laporan tersebut, Dinas Damkar Kota Padang langsung mengerahkan personel ke lokasi kejadian. Sebanyak 50 personel gabungan diterjunkan untuk melakukan upaya pemadaman.

Proses penangana oleh Damkar Kota Padang mengerahkan sebanyak tiga unit mobil pemadam kebakaran. Selain itu, dua unit kapal milik Pelindo turut dikerahkan untuk membantu pemadaman dari sisi perairan.

Atas respons cepat petugas, api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 11.15 WIB. “Berdasarkan data di lapangan, tiga unit Speedboat yang terbakar dan mengalami kerusakan berat.

Ia menyebut, satu unit speedboat merupakan aset milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang ikut terbakar.

Sementara dua unit Speedboat lainnya merupakan milik perorangan, masing-masing atas nama Mayor Doni (40), seorang pensiunan TNI Angkatan Laut, dan Heru Farta (44), yang berprofesi sebagai dokter.

Saksi mata di lokasi, Reni Suryani menyebut bahwa kobaran api sempat membuat situasi panik karena berada di tengah area sandar kapal,” ujarnya.

Namun petugas berhasil menyelamatkan tiga unit kapal dan tiga unit Speedboat lainnya yang berada di sekitar titik api, sehingga kebakaran tidak meluas ke armada lain.

” Meski mengakibatkan kerusakan berat pada tiga armada laut, petugas memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka luka dalam peristiwa tersebut,” tambahnya.

Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian ini. Dari sisi kerugian materiil, Damkar Kota Padang memperkirakan dampak kebakaran mencapai nilai yang cukup besar.

Estimasi kerugian akibat kebakaran ini mencapai kurang lebih Rp1,5 miliar,” tambah Rinaldi.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui. “Pihak berwenang masih melakukan pemeriksaan lanjutan di lokasi kejadian, guna mengungkap asal mula datangnya api,” pungkasnya. ( i )