Kegiatan Subuh Berjama’ah Yang di Pusatkan di Masjid Ummi Nagari Alahan Panjang

Alahan Panjang, Sumbarjaya.com ~ Kegiatan Gerakan Subuh Berjamaah yang dipusatkan di Mesjid Ummi, Nagari Alahan Panjang, Kecamatan Lembah Gumanti, Jumat (5/9/2025).

Program yang digagas Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol. Gatot Tri Suryanta, M.Si, CSFA, berhasil menarik perhatian masyarakat. Sejak dini hari, ratusan jamaah berbondong-bondong memenuhi masjid untuk menunaikan sholat subuh berjamaah sekaligus bersilaturahmi.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kapolda Sumbar, Wakil Bupati Solok Jon Firman Pandu, Kapolres Solok AKBP Agung Pranajaya, Anggota DPRD Kabupaten Solok Hafni Hafiz,

Juga hadir Camat Lembah Gumanti Andi Syofiani beserta jajaran Forkopimcam, tokoh masyarakat, dan alim ulama. Kehadiran para pemimpin daerah bersama aparat keamanan menambah semarak dan memberi makna lebih dalam kegiatan keagamaan itu.

Kapolda: Sholat Subuh Berjamaah Benteng Generasi Muda

Dalam arahannya, Kapolda Sumbar mengingatkan betapa besar keutamaan sholat subuh berjamaah, mulai dari momen pergantian malaikat malam dan siang, pintu terbukanya rezeki, hingga pahala yang berlipat ganda. Lebih jauh ia menekankan pentingnya mengajak anak-anak terbiasa ke masjid sejak dini.

“Kalau anak-anak kita rajin ke masjid, terutama sholat subuh, insyaAllah mereka akan tumbuh menjadi generasi yang kuat imannya, jauh dari bahaya narkoba, pergaulan bebas, dan pengaruh buruk zaman. Sholat subuh berjamaah adalah benteng moral yang sangat kokoh,” tegas Kapolda.

Selain itu, Kapolda menilai kegiatan semacam ini menjadi media mempererat silaturahmi antara Polri, pemerintah, dan masyarakat.

“Polri hadir bukan hanya menjaga keamanan, tapi juga ingin menjadi bagian dari masyarakat dalam menebar kebaikan. Dengan ukhuwah yang kuat, insyaAllah Kabupaten Solok akan senantiasa aman dan diberkahi,” ujarnya.

Wabup Solok: Momentum Maulid Nabi Semakin Memperkuat Makna

Wakil Bupati Solok Jon Firman Pandu menyampaikan rasa syukur karena Gerakan Subuh Berjamaah kali ini bertepatan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H/2025 M.

Menurutnya, momentum ini memberi semangat baru bagi umat Islam untuk meneladani Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

“Alhamdulillah, kita berkumpul di Mesjid Ummi dalam suasana Maulid Nabi. Ini kesempatan luar biasa untuk menghidupkan syiar Islam sekaligus memperkuat silaturahmi.

Mari kita jadikan sholat berjamaah, khususnya subuh, sebagai benteng moral generasi muda di Kabupaten Solok,” ujar Wabup.

Ia juga menegaskan bahwa Pemkab Solok berkomitmen mendukung kegiatan keagamaan yang mempererat ukhuwah dan mengokohkan keimanan masyarakat.

“Pembangunan bukan hanya soal fisik, tetapi juga pembangunan iman dan takwa. Dengan kebersamaan, Solok akan semakin maju dan religius,” tambahnya.

Tausiyah dan Doa Bersama

Acara dilanjutkan dengan tausiyah oleh ulama setempat yang menekankan pentingnya meneladani akhlak Rasulullah SAW.

Dalam ceramahnya, disampaikan bahwa Nabi Muhammad adalah sosok penuh kasih sayang yang hingga akhir hayatnya selalu memikirkan umatnya. Jamaah diajak memperkuat cinta kepada Nabi dengan amal ibadah, menjaga sholat, serta akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.

Suasana semakin khidmat ketika rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama, memohon agar Kabupaten Solok senantiasa dalam lindungan Allah SWT, dijauhkan dari musibah, serta diberi keberkahan dalam pembangunan.

Harapan Masyarakat

Masyarakat yang hadir mengaku sangat antusias dengan kegiatan ini. Ramainya jamaah dari berbagai kalangan menjadi bukti bahwa Subuh Berjamaah mampu menggugah kesadaran bersama untuk meramaikan masjid.

Banyak yang berharap program ini terus digelar secara berkesinambungan di berbagai nagari di Kabupaten Solok.

“Subuh Berjamaah ini bukan hanya ibadah, tapi juga kebersamaan. Semoga jadi gerakan masif umat Islam di Solok, sehingga anak-anak kita tumbuh dalam lingkungan yang religius dan penuh nilai kebaikan,” ungkap salah seorang jamaah.

Dengan sinergi ulama, umaro, dan aparat, Gerakan Subuh Berjamaah di Mesjid Ummi Alahan Panjang menjadi bukti bahwa nilai spiritual dapat berjalan beriringan dengan upaya menjaga keamanan dan memperkuat persatuan masyarakat. ( Yef )