Otto Hasibuan Hadiri Peletakan Batu Pertama Jembata non Gantung di Saniang Baka

Kab. Solok, Sumbarjaya.com ~ Ketua Umum Dewan Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI), Prof. Dr. Otto Hasibuan, SH, MH, yang juga menjabat sebagai Wakil Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, menghadiri kegiatan peletakan batu pertama pembangunan jembatan gantung di Nagari Saniang Baka, Kabupaten Solok, Kamis (2/4/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Bupati Solok, Dr. (H.C) Jon Firman Pandu, SH, jajaran DPW PERADI Provinsi Sumatera Barat, PERADI Kabupaten, jajaran Kementerian Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan.

Kemudian para Asisten Bupati, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kepala dinas terkait, anggota DPRD Kabupaten Solok, Ismael Koto, SH., Camat X Koto Singkarak, tokoh masyarakat, Kerapatan Adat Nagari (KAN), Badan Permusyawaratan Nagari (BPN), serta tamu undangan lainnya.
Dalam laporan pelaksanaan kegiatan, selaku Panitia Percepatan Pembangunan Pasca Banjir Bidang Teknis, Hamdani, ia menyampaikan bahwa pembangunan jembatan gantung ini merupakan bagian dari upaya percepatan pemulihan infrastruktur pasca bencana banjir yang melanda wilayah tersebut.
Sementara itu, dalam sambutannya, Bupati Solok menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran Wakil Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan yang juga Ketua Umum PERADI, Prof. Dr. Otto Hasibuan, SH, MH.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kedatangan Bapak Wakil Menko, Prof. Dr. Otto Hasibuan, SH, MH, ia juga Ketua Umum PERADI. Kehadiran beliau menjadi motivasi dan semangat bagi kami serta masyarakat Kabupaten Solok dalam percepatan pembangunan, khususnya pasca bencana,” ujarnya.
Kehadiran tokoh nasional dan daerah tersebut menjadi momentum penting bagi masyarakat setempat, mengingat pembangunan jembatan gantung ini dinilai sangat strategis dalam meningkatkan konektivitas antar wilayah, khususnya bagi akses ekonomi, pendidikan, dan pelayanan sosial masyarakat.
Dalam kata sambutannya, Prof. Dr. Otto Hasibuan, SH, MH menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur di daerah harus terus didorong sebagai bagian dari pemerataan pembangunan nasional.
“Pembangunan ini diharapkan mampu membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat, sehingga aktivitas ekonomi dan sosial dapat berjalan lebih lancar,” ujarnya.
Masyarakat Saniang Baka menyambut antusias dimulainya pembangunan tersebut. Pemerintah daerah bersama berbagai pihak terkait diharapkan dapat mengawal proses pembangunan ini hingga selesai, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat.
Dengan dimulainya pembangunan jembatan gantung ini, diharapkan Nagari Saniang Baka semakin terhubung dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal secara signifikan. (Yef)
