Proyek Peningkatan Kualitas Pemukiman Terlihat Kotor di Nagari lV Koto Pulau Punjung

Dharmasraya, Sumbarjaya.com ~ Lagi, proyek peningkatan kualitas pemukiman terlihat kotor di Nagari IV Koto Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya, diketahui terancam molor. Padahal, proyek senilai Rp 3,9 miliar ini seharusnya rampung pada 31 Desember 2025.

Hingga kini, progres pengerjaan baru mencapai 50 persen. Artinya, hanya tersisa 15 hari kalender untuk menyelesaikan proyek tersebut, Selasa (16/12/2025).

Proyek ini dikerjakan oleh PT. Adinda Maria Parsaktian Abadi dengan konsultan pengawas CV Duta Buana. Pengerjaan meliputi revitalisasi rumah warga, pembangunan WC, pemasangan pipa air bersih, drainase, aspal hotmix, dan rigid beton.

Konsultan Pengawas proyek, Ade, mengakui kemungkinan besar proyek ini tidak akan selesai sesuai kontrak. “Mengingat waktu yang semakin mepet dan melihat progres kegiatan saat ini kemungkinan besar akan dilakukan perpanjangan waktu atau adendum,” ujarnya.

Ade mengatakan, pihaknya telah melakukan rapat dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Pemukiman terkait masalah ini.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Aliasmi Zesra, mengakui telah mengingatkan rekanan untuk menyelesaikan proyek sesuai kontrak. “Berkemungkinan besar kontrak kerja diperpanjang sampai Januari 2026,” katanya. 

Seorang pemuda setempat, bernama Ron, berharap pemerintah lebih selektif dalam memilih kontraktor.

“Keterlambatan pekerjaan bisa saja lantaran pihak rekanan tidak profesional dan tidak memiliki modal cukup,” katanya.

Ron juga menekankan pentingnya kualitas, kuantitas, dan estetika bangunan, selain progres pekerjaan proyek. (Dan)