Turunkan Angka Stunting, Pemkab Pasaman Barat Gelar Pertemuan Program GENTING 2026

Pasaman Barat, Sumbarjaya.com ~ Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat (Pemkab Pasbar) menggelar Pertemuan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) tingkat kabupaten tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Bupati Pasaman Barat, Selasa (14/4/2026).

Hadir dalam kegiatan tersebut, perwakilan Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TP3S) Pasbar yakni Asisten Administrasi Umum Harlina Syahputri, Danramil 07/AB Kapten Infanteri Abdul Kadir.

Kemudian Kepala DPPKBP3A Armen, Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bappelitbangda Astra, serta seluruh pemangku kepentingan terkait.

Harlina Syahputri dalam sambutannya menyampaikan arahan Ketua TP3S sekaligus Wakil Bupati Pasaman Barat, M. Ihpan. Dijelaskan bahwa program GENTING merupakan program prioritas BKKBN yang mengedepankan semangat gotong royong dengan melibatkan seluruh unsur masyarakat.

“Pertemuan ini bertujuan meningkatkan kepedulian dan komitmen seluruh unsur dalam pencegahan dan penurunan stunting, melakukan pemetaan sasaran berbasis data valid, serta mengevaluasi dan menajamkan intervensi serta dukungan lintas sektor,” ujar Harlina.

Ia juga mengimbau seluruh pihak, mulai dari OPD, Camat, Wali Nagari hingga tingkat Jorong, untuk aktif menggerakkan kepedulian sosial.

Melalui program ini, diharapkan elemen masyarakat dapat berperan sebagai orang tua asuh dengan menyisihkan sebagian rezeki untuk membantu keluarga berisiko stunting.

“Camat diharapkan mampu menggerakkan wilayahnya dengan melibatkan organisasi dan komunitas yang peduli terhadap permasalahan ini,” tegasnya.

Angka Stunting Turun Signifikan, Sasaran 2026 Sebanyak 668 Keluarga Sementara itu, Kepala DPPKBP3A Armen melaporkan bahwa pertemuan ini merupakan kegiatan perdana GENTING di tahun 2026.

Ia menyebutkan capaian penurunan angka stunting di Pasaman Barat menunjukkan tren yang sangat positif dalam beberapa tahun terakhir.

“Angka stunting turun signifikan, dari 35 persen pada 2022 menjadi 29,5 persen pada 2023, dan turun drastis menjadi 13,12 persen pada 2025,” ungkap Armen.

Dengan capaian tersebut, fokus kegiatan GENTING tahun ini lebih diarahkan pada upaya pencegahan.

Sasaran intervensi pada tahun 2026 ditargetkan sebanyak 668 keluarga berisiko stunting yang tersebar di 11 kecamatan, dengan konsentrasi tertinggi berada di Kecamatan Pasaman.

Kegiatan dilanjutkan dengan paparan materi oleh Astra dari Bappelitbangda, serta sesi diskusi dan tanya jawab untuk memperkuat sinergi antar sektor demi percepatan penurunan stunting di Kabupaten Pasaman Barat. (Adi)