Wabub Risnaldi Tutup Semarak Idul Fitri 2026 Dengan Meriah

Pessel, Sumbarjaya.com ~ Dalam rangka kegiatan Semarak Idul Fitri 2026 di kawasan wisata Pantai Carocok Painan resmi ditutup oleh Wakil Bupati Pesisir Selatan Risnaldi Ibrahim pada Rabu (25/3/2026) malam.
Penutupan berlangsung meriah dengan antusiasme tinggi dari masyarakat yang memadati lokasi acara sejak sore hingga malam hari.
Dalam kata sambutannya, Wakil Bupati juga menyampaikan salam hangat dari Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni kepada seluruh masyarakat yang hadir. Ia juga mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri serta mengajak seluruh hadirin untuk saling memaafkan.
“Salam hangat dari napak bupati, Bapak Hendrajoni. Selamat Hari Raya Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin. Malam ini kita merayakan Semarak Idul Fitri dengan rasa bangga, bahagia, dan penuh kegembiraan,” ujar Wabup.
Ia menekankan bahwa momentum Idul Fitri harus dimaknai dengan rasa syukur atas segala nikmat yang diberikan Allah SWT.
Menurutnya, kebersamaan yang terlihat dari kehadiran masyarakat lintas usia, mulai dari anak-anak, remaja hingga orang tua menjadi gambaran kuatnya rasa persatuan di tengah masyarakat Pesisir Selatan.
“Yang penting kita nikmati dan kita syukuri nikmat Allah. Kita saksikan Semarak Idul Fitri ini dengan penuh kebahagiaan. Ada yang tua, ada yang muda, ada yang remaja, maka dari itu kita jaga keamanan bersama,” sebutnya.
Wabub Risnaldi juga menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh dari berbagai pihak yang telah menyukseskan kegiatan ini.
Ia menyebut peran Niniak Mamak Painan, pemuda, aparat kepolisian, TNI, serta seluruh elemen masyarakat sangat besar dalam menjaga kelancaran acara.
“Alhamdulillah kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari niniak mamak, pemuda, kepolisian, TNI, dan seluruh pihak. Maka daripada itu, mari kita nikmati malam Semarak Idul Fitri ini dengan tertib dan aman,” katanya.
Wabub juga menyampaikan optimisme terhadap capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata, seiring tingginya kunjungan wisatawan selama momen libur lebaran.
Hal ini mengingat masa libur Idul Fitri bagi pelajar masih berlangsung hingga akhir pekan, dan kegiatan belajar mengajar akan kembali dimulai pada Senin mendatang. Dalam kesempatan itu, Ia juga membagikan kabar menggembirakan terkait kondisi ekonomi daerah.
Berdasarkan data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat kemiskinan di Kabupaten Pesisir Selatan mengalami penurunan yang cukup signifikan.
“Dari sebelumnya kita berada di posisi 18 termiskin dari 19 kabupaten/kota di Sumatera Barat, kini sudah membaik menjadi peringkat 17. Ini tentu sebuah kemajuan yang harus kita syukuri,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa target pemerintah daerah ke depan adalah membawa Pesisir Selatan masuk ke posisi 10 besar atau level tengah di Provinsi Sumatera Barat hingga akhir kepemimpinan periode Bupati Hendrajoni bersama dirinya.
“Target kita jelas, Pesisir Selatan harus masuk level tengah, 10 besar di Sumatera Barat. Ini bukan hanya tugas pemerintah, tapi tugas kita semua,” tegasnya.
Untuk mencapai target tersebut, pemerintah akan terus mendorong peningkatan di berbagai sektor unggulan seperti pertanian, perkebunan, perikanan, dan pariwisata.
“Semua sektor harus naik-pertanian naik, perkebunan naik, perikanan naik, pariwisata juga naik. Kita fokus mengelola potensi dari hulu agar mampu menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat,” jelasnya.
Ia juga menekankan bahwa kemajuan daerah tidak bisa hanya bergantung pada pemerintah semata, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh lapisan masyarakat.
“Untuk membangun daerah ini bukan hanya oleh wakil bupati atau dinas saja, tetapi oleh seluruh masyarakat. Keterlibatan kita semua sangat menentukan kemajuan Pesisir Selatan,” tambahnya.
Menjelang penutupan acara, Wabub Risnaldi kembali mengingatkan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban selama perayaan berlangsung. Ia bahkan beberapa kali menegaskan komitmen bersama untuk menciptakan suasana yang aman.
“Bisa jaga keamanan, “Bisa Kita sepakat, semuanya harus tertib,” kata Wabub disambut antusias masyarakat.
Ia juga mengingatkan bahwa hiburan yang disajikan harus tetap dalam koridor aturan yang berlaku. Aktivitas hiburan malam yang melanggar ketentuan akan dikenakan sanksi tegas oleh pemerintah daerah.
“Kita ingin masyarakat terhibur, tapi tetap tertib. Tidak boleh ada kegiatan yang melanggar aturan. Jika ada, pasti akan kita tindak,” tegasnya.
Sebagai penutup, ia menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan Semarak Idul Fitri 2026 dijadwalkan berakhir paling lambat pukul 23.00 WIB.
“Insya Allah malam ini kita akhiri paling lama jam 11. Kita berikan hiburan kepada masyarakat, tapi tetap harus tertib,” tutupnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pesisir Selatan Ronald Bernando menjelaskan bahwa kegiatan Semarak Idul Fitri 2026 merupakan agenda tahunan yang digelar selama empat hari, mulai 22 hingga 25 Maret 2026.
Ia menyebutkan, kegiatan ini berlangsung sejak pagi, siang hingga malam hari, dengan menghadirkan berbagai hiburan menarik seperti penampilan artis Minang, pertunjukan seni budaya, serta penampilan siswa-siswi SD dan SMP dan sanggar seni di Kecamatan IV Jurai.
“Kegiatan ini tidak hanya untuk memeriahkan suasana Idul Fitri, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkenalkan potensi kebudayaan tak benda yang ada di Sumatera Barat, khususnya kesenian khas Pesisir Selatan seperti tari tradisional, randai, dan rabab,” jelasnya.
Menurutnya, keterlibatan pelajar dan sanggar seni lokal menjadi nilai tambah dalam pelestarian budaya sekaligus memberikan ruang bagi generasi muda untuk tampil dan berkarya.
Ronald juga berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan PAD daerah, terutama dari sektor retribusi tiket masuk kawasan wisata dan parkir. “Dengan adanya kegiatan Semarak Idul Fitri ini, kami berharap dapat mendongkrak PAD daerah dari sektor pariwisata,” ujarnya.
Di akhir penyampaiannya, ia menyatakan bahwa pihaknya terbuka terhadap evaluasi demi perbaikan ke depan. “Apabila dalam pelaksanaan tahun ini masih terdapat kekurangan, kami dari Dinas Pariwisata siap untuk dievaluasi sebagai bahan perbaikan pada pelaksanaan di tahun-tahun mendatang,” tutupnya.
Dalam kegiatan ini turut hadir dalam acara, Wakil Kapolres Pesisir Selatan Kompol Syafrizen, perwakilan Kodim 0311/Pesisir Selatan, para kepala OPD, pimpinan BUMN dan BUMD, Camat se-Pessel, Wali Nagari, Niniak Mamak, Bundo Kanduang, dan tamu undangan yang hadir. (Rizal)
.
