Wako Riyanda Putra Buka Sekaligus Sampaikan Arahan dalam Kegiatan Sawahlunto Berzikir

Sawahlunto, Sumbarjaya.com ~ Wali Kota Sawahlunto, Riyanda Putra membuka sekaligus menyampaikan arahan dalam kegiatan “Sawahlunto Berzikir” yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Kota Sawahlunto yang bertempat di Balairung Rumah Dinas Wali Kota Sawahlunto, Senin (15/6/2026).

Pada kegiatan ini, merupakan kolaborasi antara Kementerian Agama dan Pemerintah Kota Sawahlunto dalam upaya memperkuat kehidupan religius masyarakat, 

Yaitu khususnya untuk generasi muda. Program ini juga menjadi bagian dari upaya menyemarakkan momentum menyambut Tahun Baru Islam sebagai sarana muhasabah dan penguatan nilai-nilai spiritual.

Kegiatan Sawahlunto Berzikir” akan dilaksanakan di lingkungan sekolah. Dalam pelaksanaannya, guru akan membimbing peserta didik untuk mengumandangkan zikir sebelum memulai kegiatan belajar mengajar dan sebelum pulang sekolah oleh siswa.

“Program ini diharapkan menjadi media pembiasaan yang efektif dalam menanamkan karakter religius kepada peserta didik sehingga tumbuh secara berkelanjutan di lingkungan pendidikan,” ujar Wako Riyanda.

Dalam arahannya, Wali Kota juga menegaskan bahwa program “Sawahlunto Berzikir” tidak boleh dipahami hanya sebagai kegiatan seremonial atau rutinitas menghafal bacaan zikir semata.

“Jadi, yang lebih penting adalah bagaimana generasi muda memahami makna, nilai, dan pesan yang terkandung dalam zikir sehingga mampu membentuk akhlak, kedisiplinan, pengendalian diri, serta karakter yang baik dalam kehidupan sehari-hari,” kata Wako Riyanda.

Menurutnya, pendidikan karakter berbasis nilai-nilai keagamaan menjadi salah satu fondasi penting dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi berbagai tantangan di masa depan.

Untuk selanjutnya, Pemerintah Kota Sawahlunto berkomitmen untuk terus mendukung dan memfasilitasi berbagai program keagamaan yang berkontribusi terhadap pembinaan pada generasi muda.

Yaitu melalui gerakan “Sawahlunto Berzikir” pemerintah berharap dapat melahirkan generasi yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki fondasi moral, spiritual, dan karakter yang kuat sebagai bekal dalam membangun masa depan yang lebih baik.

Di acara ini turut dihadiri oleh jajaran pemerintah daerah, tokoh agama, unsur pendidikan, serta berbagai pemangku kepentingan yang mendukung penguatan kehidupan ke agamaan. (Fery)